iklan PERTEMUAN: PT Tebo Hutama Cipta (THC) bersama Pemkab Tebo saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Aula Rumah Dinas Bupati Tebo.
PERTEMUAN: PT Tebo Hutama Cipta (THC) bersama Pemkab Tebo saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Aula Rumah Dinas Bupati Tebo.
Pada tahun 2022 ini, kata Aspan, memang secara total keseluruhan, target pendapatan PT. THC melebihi target dengan capaian Rp. 3,5 M. Semuanya itu dari hasil kerja sama dengan PT. TMA. Sedangkan 3 usaha lainya merugi. Tiga unit usaha tersebut yakni Biro Perjalanan (Travel) , Bengkel, dan Beras, secara laporan mendapatkan laba Rp. 200 juta, namun biaya operasional yang dikeluarkan melebihi pendapatan tersebut.

"Keuntungan berkamuflase di pendapatan dari PT TMA, yang notabene hasil dari tangan besi pemerintah," ungkapnya.

Dari hasil RUPS tersebut, selain dilakukannya pembekuan 3 unit usaha, anggaran operasional PT. THC juga dipangkas. Dari yang semulanya sebesar Rp. 1,7 Mper tahun, dipangkas menjadi menjadi kurang lebih Rp. 780 Juta pertahun. Jumlah ini untuk membayar upah 15 karyawan dan operasional kantor. Sedangkan pihaknya THC sendiri diberikan waktu 6 bulan untuk menyusun rencana usaha. Disamping itu Pemda mencari aturan soal karyawan BUMD. Terhitung 1 Agustus, dan untuk rencana usaha karyawan harus lakukan kajian, dan hitung bisnis.

 "Ke depan sistem kontrak kerja untuk setiap unit usaha, jika nantinya usaha tersebut juga tidak menghasilkan keuntungan, maka juga akan dibekukan," pungkasnya. (bjg)


Berita Terkait



add images