Hingga datanglah Presiden dan Menteri PUPR ke Jambi yang menetapkan jalan daerahnya termasuk IJD di Jambi. "Dan Alhamdulillah sudah dibangun jalan kami yang rusak, dan mudah-mudahan ada penyamarataan harga yang selisih Rp1.000 antara petani di depan dan belakang," akunya.
"Alhamdulillah kami sangat senang dengan IJD ini dan sudah menunggu puluhan tahun karena kami sudah ajukan permohonan dari Desa ke Kabupaten, dan akhirnya pak Jokowi yang menangani langsung," terangnya.
Dengan adanya jalan yang dibangun ini masyarakat sangat senang. Akan berpengaruh dengan mudahnya akses ke sentra produksi. "Kami tak sabar menunggu hasil jalan ini, karena ada 800 Kepala Keluarga yang bekerja sebagai petani nanas," akunya.
