"Hingga akhir oktober pekerjaan sudah 44 persen dan awal November 2023 sudah 50 persen lebih karena telah dimulai pengaspalan yang dimulai dari Kecamatan Kumpeh Ulu nanti barub berujung di Tangkit Baru (Tugu Nanas)," katanya.
Ngadiran menjelaskan dalam pekerjaan pengasapalan tak akan menutup seluruh jalan lantaran dikerjakan sebagian ruas. Sehingga masyarakat bisa melalui sisi jalan lainnya.
Ditambahkan Ngadiran, kondisi awal jalan berlubang parah. Digunakan skema penimbunan, perataan dan pemadatan lalu dilakukan penghamparan agregat. "Setelah agregat siap baru diaspal, dengan awalnya jalan mempunyai lebar 4 meter saat dikerjakan dengan IJD menjadi 6 meter. Kami optimalkan untuk percepatan pekerjaan di dua bulan tersisa ini," sebutnya.
