"BLUD adalah gambaran bagaimana reformasi keuangan negara berdampak pada pelaksanaan anggaran berbasis kinerja, kemandirian pengelolaan keuangan, dan akuntabilitas keuangan pada BLUD yang ada di Kota Jambi. Namun fleksibilitas pengelolaan keuangan tersebut, harus diimbangi pula dengan kualitas layanan yang akan diberikan kepada masyarakat, sesuai tugas dan fungsi yang melekat pada BLUD tersebut," ujar Hendra.
Hendra juga berharap rakor tersebut menghasilkan pemahaman baru agar BLUD terus meningkatkan kinerja, tidak terburu-buru menerapkan remunerasi, serta terus mengimplementasikan konsep entrepreneur birokrasi dalam menciptakan inovasi pelayanan. (hfz)
