Mustari menjelaskan bahwa langkah-langkah ini diambil untuk melindungi keselamatan manusia, terutama tamu hotel, konsumen, dan pengunjung lainnya.
“Kebakaran bisa terjadi kapan saja, dan keberadaan proteksi kebakaran yang lengkap menjadi krusial untuk memberikan kenyamanan dan keamanan,” jelasnya.
Kata Mustari, penting bagi pelaku usaha yang memiliki bangunan di atas 5 lantai untuk segera melengkapi proteksi kebakaran.
“Keselamatan publik adalah prioritas utama kami, dan kami berharap semua pihak dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dari risiko kebakaran," kata Mustari.
Dia juga merincikan, hingga awal Desember 2023, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi mencatat sebanyak 167 kasus kebakaran yang telah ditangani.
Ia menjelaskan bahwa berbagai jenis kebakaran terjadi, termasuk kebakaran lahan, rumah, ruko, tempat usaha, dan lainnya.
Kejadian ini mayoritas terjadi selama musim kemarau, mencapai puncaknya pada bulan Oktober. Mustari menyampaikan bahwa dari 167 kasus kebakaran, sebanyak 154 kasus terjadi dari Januari hingga Oktober 2023, sementara 11 kasus terjadi pada bulan November, dan 2 kasus pada awal Desember 2023. (hfz)
