iklan Firdaus
Firdaus
Firdaus mengatakan, puluhan satuan pendidikan yang terdampak banjir ini terdiri dari, jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 26 lembaga, jenjang Sekolah Dasar (SD) sebanyak 50 sekolah dan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 11 sekolah.

Satuan pendidikan yang terdampak banjir ini, katanya, tersebar di Kecamatan Kumpeh, Kumpeh Ulu, Taman Rajo, Sekernan, Jambi Luar Kota (Jaluko) dan Kecamatan Maro Sebo.

"Tersebar di enam Kecamatan, yang terbanyak di Kecamatan Kumpeh, Taman Rajo dan Kecamatan Kumpeh Ulu," katanya.

Mantan Sekretaris Disdikbud Muaro Jambi itu mengatakan, ada beberapa kendala yang dialami oleh tenaga pendidik maupun peserta didik selama proses pembelajaran via daring ini diterapkan ataupun diberlakukan.

"Kendalanya tentulah masalah jaringan, ada beberapa tempat yang koneksi internetnya terganggu karena dampak banjir ini dan juga kondisi lingkungan rumahnya yang terendam, sehingga membuat ketidaknyamanan anak-anak maupun orangtuanya dalam proses belajar yang mengakibatkan konsentrasinya menjadi terganggu," tuturnya. (wan) 


Berita Terkait



add images