iklan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Syamsurizal.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Syamsurizal.

Sebelumnya Dinas Pendidikan sudah melakukan penerimaan siswa baru di SMAN Titian Teras H. Abdoerrahman Sayoeti yang beralamat di Pijoan Muaro Jambi, dan berlangsung lancar dan sukses. 

Adapun Dinas Pendidikan Provinsi Jambi mengungkapkan hanya 65 SMAN yang akan membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online. Hal ini sesuai dengan anggaran yang tersedia dan menyesuaikan kondisi sekolah. Selebihnya sekolah akan menerima siswa baru dengan cara offline atau pendaftaran tatap muka langsung di sekolah.

"Tahun ini kami rencanakan PPDB yang di online-kan itu sebanyak 65 sekolah, sesuai dengan anggaran kita yang ada dan kondisi sekolah menerima siswa," ucap Syamsurizal.

Dia mengakui jumlah sekolah yang PPDB online menurun dari tahun lalu yang mencapai 100-an sekolah. Namun ia tak menjawab berapa penurunan anggaran yang dialami dinasnya. Yang jelas, Kata Syamsurizal, selain anggaran banyak sekolah-sekolah juga yang pendaftarannya tidak perlu online.

"Ya kalau kita online kan semua kan kemarin saja ada kepala sekolah yang komplain, mereka yang di pinggir seperti daerah itu tidak mengaku tidak perlu melaksanakan secara online sebab mereka nantinya tidak kebagian siswa juga," ucap Kadisdik.

Dikatakannya untuk sekolah yang akan PPDB online kebanyakan di Kota Jambi. Seperti SMAN 1,2,3,4,5,6 di Kota Jambi. Lalu juga SMA 1 dan SMA 2 Bungo, SMA 2 kemudian SMA 1 Tungkal.

 "Ya total sekitar sesuai dengan anggaran untuk 65 sekolah yang online selebihnya offline," akunya.

Nantinya, lanjut Syamsurizal, skema penerimaan tetap menggunakan mekanisme lama seperti Zonasi (berdasarkan jarak rumah siswa ke sekolah),jalur prestasi dan jalur tidak mampu. (*)


Berita Terkait



add images