iklan Seorang Pria di Lambur I Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
Seorang Pria di Lambur I Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Suasana Dusun Sri Mulyo RT 13, Desa Lambur I, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjabtim, mendadak gempar setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia dengan dugaan gantung diri, Jumat (30/1) siang.

Korban diketahui bernama Dadang (51), seorang wiraswasta yang sehari-hari tinggal bersama keluarganya di lokasi kejadian. Peristiwa memilukan tersebut pertama kali diketahui oleh anak kandung korban, Putri Novariya (15), yang menemukan ayahnya sudah tidak bernyawa di dalam kamar rumah mereka.

BACA JUGA: Keracunan MBG di Muaro Jambi, Jumlah Pelajar Dirawat Tembus 150 Orang

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, korban sempat terlihat berkunjung ke rumah tetangganya, Ahmad Sugimin (58). Saat itu, korban tampak seperti biasa, duduk santai sambil minum teh. Kepada tetangganya, korban berpamitan pulang dengan alasan hendak membersihkan rumah.

Namun, sekitar pukul 11.00 WIB, suasana tenang berubah menjadi kepanikan. Putri Novariya berteriak meminta pertolongan warga setelah melihat ayahnya tergantung menggunakan seutas tali di dalam kamar. Teriakan tersebut didengar oleh Haliyah (57), tetangga korban, yang kemudian bergegas menuju rumah korban dan memanggil suaminya, Ahmad Sugimin, yang saat itu tengah bekerja memperbaiki pompong di sekitar lokasi.

BACA JUGA: Deg-degan Jelang Laga, Technical Meeting Honda DBL 2026 Jambi Berlangsung Penuh Antusiasme

Setibanya di rumah korban, Ahmad Sugimin mendapati Dadang sudah dalam kondisi tergantung. Saksi kemudian berupaya menolong dengan memotong tali dan menurunkan tubuh korban. Namun setelah diperiksa, korban diketahui telah meninggal dunia.

Kapolres Tanjabtim, AKBP Ade Candra melalui Kapolsek Muara Sabak Timur, AKP Chandra Adinata membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Begitu menerima informasi, personel Polsek Muara Sabak Timur langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi," ujarnya.

BACA JUGA: Gadis 15 Tahun Asal Muaro Jambi Tembus Ajang Indonesian Model Award Nasional di Jakarta

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa satu utas tali nilon berwarna hijau tua yang diduga digunakan korban. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Sabak Timur untuk melakukan visum luar terhadap jenazah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

"Keluarga korban menyatakan ikhlas dan menolak autopsi. Dari pemeriksaan medis sementara, tidak ada indikasi kekerasan," jelas Kapolsek.

Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa pada tahun 2017. Bahkan, sehari sebelum kejadian, korban sempat melakukan konsultasi kejiwaan di RSJD Provinsi Jambi.

Jenazah korban telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Lambur I. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mental anggota keluarga dan lingkungan sekitar guna mencegah kejadian serupa terulang.(lan)


Berita Terkait



add images