JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terus mendorong penguatan sektor pariwisata berbasis masyarakat. Melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora), Pemkab Tanjabtim mengusulkan program pengembangan ekosistem kepariwisataan dan ekonomi kreatif melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Program tersebut dirancang sebagai langkah nyata untuk mempercepat transformasi kampung wisata melalui pemberian stimulus ekonomi kreatif yang direncanakan berlangsung selama tiga tahun berturut-turut.
Inisiatif ini bertujuan memperkuat fondasi kampung wisata dengan mengintegrasikan potensi lokal ke dalam rantai nilai kreatif yang lebih modern dan memiliki daya saing yang lebih luas.
Melalui program ini, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan produktivitas pelaku usaha masyarakat dengan memberikan dukungan sarana dan prasarana yang tepat sasaran. Selain menjadi penunjang usaha, bantuan tersebut juga diharapkan mampu menjadi daya tarik tambahan dalam pengembangan kampung wisata di Kabupaten Tanjabtim.
BACA JUGA: Kejati Jambi: Kasus SAD Bujang Rimbo Sudah Inkrah, Putusan 3 Bulan 10 Hari
Langkah strategis ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif sekaligus mewujudkan kemandirian masyarakat di kawasan kampung wisata. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk serta memiliki daya saing yang lebih tinggi di tengah persaingan pasar.
Penyaluran bantuan nantinya akan dilakukan melalui pendekatan langsung ke masyarakat. Pemerintah daerah akan turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan bantuan perlengkapan usaha kepada pelaku ekonomi kreatif di sejumlah titik kampung wisata yang memiliki potensi pengembangan.
Pendekatan ini juga dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran. Selain itu, pemerintah juga dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada pemilik usaha wisata, khususnya pemilik homestay, agar terus meningkatkan kualitas layanan bagi wisatawan yang berkunjung.
BACA JUGA: Ngaku Polisi, Pria di Jambi Bawa Kabur Motor Driver Ojol
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Tanjabtim, Drs. Arman, mengatakan pihaknya akan terus mengupayakan program stimulus ekonomi kreatif tersebut secara berkelanjutan.
Ia menyebutkan, melalui kegiatan pengembangan kampung wisata dan ekonomi kreatif ini, pihaknya akan mengusulkan bantuan stimulan selama tiga tahun ke depan guna menciptakan ketahanan ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap bantuan yang diberikan benar-benar menjadi stimulus bagi pelaku usaha untuk berkembang dan berinovasi. Ekosistem ekonomi kreatif yang kuat dimulai dari ketersediaan sarana produksi dan infrastruktur yang memadai,” ujarnya.
Bantuan yang akan disalurkan nantinya menyasar sejumlah subsektor ekonomi kreatif. Pada sektor kriya, pemerintah memberikan dukungan berupa peralatan pembuatan miniatur gapura, signage, hiasan rumah, serta berbagai kerajinan yang menjadi ikon budaya Tanjabtim.
“Untuk sektor kuliner, bantuan diberikan dalam bentuk gerobak kuliner modern dan etalase kaca guna meningkatkan higienitas serta daya tarik visual produk makanan lokal,” jelasnya.
Sementara itu, pada sektor seni dan budaya, pemerintah juga akan menyerahkan alat musik tradisional sebagai upaya menjaga pelestarian nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.
“Pada sektor sumber daya manusia, pengembangan dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat serta pelatihan peningkatan kapasitas SDM di bidang kepariwisataan,” tambahnya.
Sedangkan pada sektor hunian wisata atau homestay, bantuan yang diberikan berupa perlengkapan homestay guna meningkatkan standar pelayanan bagi wisatawan yang berkunjung.
Melalui program pengembangan kampung wisata dan ekonomi kreatif ini, pemerintah daerah optimistis sektor ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
“Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, penguatan sektor ini juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta menjadikan Tanjabtim sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan,” pungkasnya. (lan)
