JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Seorang pria berinisial FR (21) yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Jambi tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, UK (52), dengan cara memukul menggunakan mesin pompa air.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di rumah korban di Jalan Raden Fatah RT 03, Kelurahan Sijinjang, Kecamatan Jambi Timur, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 12.08 WIB.
BACA JUGA: Bakal Panas! 10 Pecatur Terbaik Jambi Adu Strategi, 6 Master Nasional Turun Gunung
Kapolsek Jambi Timur AKP R. Deddy Wardana Gaos mengatakan, kasus tersebut pertama kali diketahui warga setelah mendengar suara keributan dari dalam rumah korban.
“Setelah suara keributan berhenti, warga bersama saksi masuk ke dalam rumah dan menemukan korban sudah terbaring di dapur dengan luka di bagian kepala serta mengeluarkan darah,” ujarnya, Jum'at (29/05/2026).
BACA JUGA: Jemaah Haji Asal Tanjabbar Wafat di Mina Akibat Gagal Jantung, PPIH Pastikan Almarhum Dibadalkan
Di lokasi kejadian, warga juga menemukan satu unit mesin pompa air merek Shimizu yang terdapat bercak darah dan diduga digunakan pelaku untuk menganiaya korban hingga meninggal dunia.
Mendapat laporan masyarakat, personel Polsek Jambi Timur langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan FR yang saat itu masih berada di rumah.
“Terduga pelaku langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi guna dilakukan visum,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga FR mengalami gangguan kejiwaan. Sebab, saat dimintai keterangan, jawaban pelaku berubah-ubah dan tidak nyambung.
“Untuk motifnya masih kami dalami karena keterangan pelaku berubah-ubah dan antara pertanyaan dengan jawaban tidak sinkron,” jelas Kapolsek.
Saat ini, pelaku telah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi untuk menjalani observasi kejiwaan. Sementara penyidik masih menunggu hasil observasi tersebut untuk melanjutkan proses hukum perkara ini.
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit mesin pompa air merek Shimizu yang terdapat bercak darah serta pakaian korban.(*)
