JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Satu unit rumah dua lantai di Jalan Otista, RT 003, Kelurahan Sulanjana, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, ludes dilalap api pada Selasa (14/7/2026) siang.
Kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang belum padam hingga menyambar material yang mudah terbakar di dalam rumah.
BACA JUGA: Mengenal Dua Sosok Dibalik Lahirnya Rock Rise yang Menjaga Nafas Musik Rock Jambi Tetap Hidup
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari, mengatakan sebanyak 25 personel diterjunkan dengan dukungan enam unit armada. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitat satu jam hingga api berhasil dikuasai.
"Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan. Fokus utama kami adalah memadamkan api, mencegah kebakaran meluas ke bangunan di sekitar lokasi, sekaligus memastikan keselamatan warga," katanya.
BACA JUGA: Cacat Logika di Balik Narasi Rp1,5 Triliun Uang Rakyat Jambi Raib
Berdasarkan hasil investigasi sementara, kebakaran diduga dipicu puntung rokok milik anak pemilik rumah yang tidak dimatikan sepenuhnya. Saat dipanggil orang tuanya, puntung rokok tersebut diduga terjatuh dan menyambar material yang mudah terbakar hingga memicu kobaran api.
"Dugaan sementara, sumber api berasal dari puntung rokok yang belum padam kemudian menyambar bahan yang mudah terbakar di dalam rumah. Namun penyebab pasti masih kami dalami melalui proses investigasi," ujarnya.
Mustari menjelaskan, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses menuju lokasi cukup sempit sehingga armada tidak bisa mendekati titik api.
Selain itu, jarak antara armada dan objek yang terbakar cukup jauh sehingga petugas harus menggunakan sambungan selang yang panjang.
"Banyaknya warga dan anak-anak sekolah yang menyaksikan kebakaran juga sempat menghambat mobilitas petugas. Meski demikian, api berhasil dipadamkan dan tidak sempat merembet ke bangunan lain," katanya.
Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Budi Guntoro mengalami luka bakar ringan dan telah mendapatkan penanganan medis dari Tim PSC 119. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.
Mustari mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan sumber api, termasuk memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele puntung rokok. Pastikan benar-benar padam sebelum dibuang karena dapat menjadi pemicu kebakaran yang berakibat fatal," pungkasnya.(*)
