JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Sebanyak 270 calon siswa dipastikan akan mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) pada Tahun Ajaran 2026/2027. Para peserta didik tersebut terdiri dari jenjang SD, SMP, dan SMA yang merupakan hasil penjangkauan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Dinas Sosial dan PPPA, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Tanjabtim sejak Mei 2026.
Proses penjaringan dilakukan berdasarkan data dari Kementerian Sosial dengan menyasar keluarga kategori Desil 1 dan Desil 2, termasuk keluarga yang memiliki anak putus sekolah maupun anak yang belum pernah mengenyam pendidikan.
BACA JUGA: Pelantikan 5 Kepala OPD Pemprov Jambi Ditunda, Dijadwalkan Ulang Malam Hari
Tim pendamping mendatangi langsung rumah-rumah warga untuk melakukan verifikasi, validasi, serta wawancara terhadap calon peserta didik. Seluruh hasil pendataan kemudian diinput ke dalam aplikasi Setara milik Kementerian Sosial sebagai dasar penentuan penerimaan siswa.
Kepala Bidang Perlindungan, Pemberdayaan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial dan PPPA Tanjabtim, Irpaidi, mengatakan kuota jenjang SD ditetapkan sebanyak 30 siswa dalam satu rombongan belajar (rombel), dan seluruh kuota berhasil terpenuhi.
Untuk jenjang SMP, tersedia kuota 120 siswa yang dibagi dalam empat rombel. Dari 134 calon siswa yang mendaftar, sebanyak 14 orang tidak lolos seleksi.
Sementara itu, jenjang SMA juga menyediakan kuota 120 siswa dalam empat rombel. Awalnya hanya terdapat 109 calon siswa, namun seiring berjalannya proses pendataan jumlah tersebut bertambah hingga memenuhi kuota yang tersedia.
"Calon siswa yang tereliminasi disebabkan berbagai faktor, seperti mengundurkan diri, memiliki skor yang lebih rendah, atau sudah mendaftarkan diri ke sekolah umum," ujar Irpaidi.
BACA JUGA: Wapres RI Gibran Rakabuming Dijadwalkan Kunker di Jambi Hari Ini, Ini Agendanya
Ia menjelaskan, selain 270 peserta didik baru, terdapat 50 siswa jenjang SMA yang telah mengikuti proses belajar sejak tahun lalu di Gedung Diklat Kabupaten Tanjabtim. Dengan demikian, total siswa yang akan menempati Sekolah Rakyat permanen mencapai 320 orang.
Irpaidi menambahkan, seluruh peserta didik baru dijadwalkan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus pemeriksaan kesehatan pada 30 Juli 2026.
Selanjutnya, pada 31 Juli 2026 akan digelar kegiatan Open House sebagai rangkaian penerimaan peserta didik baru di Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (lan)
