JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kabar menggembirakan bagi masyarakat Kota Jambi. DPRD Kota Jambi mengusulkan agar seluruh siswa SD dan SMP negeri mendapatkan pakaian seragam sekolah secara gratis mulai tahun anggaran mendatang. Jika terealisasi, orang tua tak lagi dibebani biaya pembelian seragam saat tahun ajaran baru.
Usulan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, sebagai bagian dari rekomendasi DPRD terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD. Menurutnya, pemerintah daerah sudah saatnya mengambil peran lebih besar dalam menjamin akses pendidikan, termasuk memenuhi kebutuhan dasar siswa.
"Kami menyampaikan pesan moral kepada pemerintah agar tahun mendatang ikut bertanggung jawab terhadap dunia pendidikan, terutama penyediaan sarana prasarana dan pakaian seragam bagi siswa SD dan SMP negeri," ujar Kemas Faried.
Ia menjelaskan, terdapat dua opsi pembiayaan yang dapat ditempuh. Pertama melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan kedua melalui dana zakat yang dikelola BAZNAS Kota Jambi.
Apabila menggunakan dana BAZNAS, bantuan diprioritaskan bagi siswa dari keluarga kurang mampu berdasarkan data yang valid. Namun jika kemampuan fiskal daerah mencukupi, program tersebut dapat diperluas sehingga seluruh siswa SD dan SMP negeri menerima seragam secara gratis.
"Ada dua skema, melalui APBD atau BAZNAS. Nanti akan kita bahas menyesuaikan kemampuan postur APBD Kota Jambi, apakah hanya untuk keluarga tidak mampu atau bisa diberikan kepada seluruh siswa," katanya.
Usulan itu langsung mendapat sambutan positif dari Wali Kota Jambi, Maulana. Ia menilai program tersebut merupakan langkah nyata yang dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat.
"Saya sangat setuju dengan usulan teman-teman DPRD. Itu usulan yang sangat baik," kata Maulana.
Menurutnya, Pemkot Jambi akan mengkaji dua sumber pendanaan tersebut. Bahkan, jika kondisi APBD memungkinkan, seluruh kebutuhan seragam sekolah dapat dibiayai pemerintah.
"Nanti ada dua pola, pertama dari APBD dan kedua melalui BAZNAS. Kalau anggaran kita cukup, sebenarnya tidak terlalu mahal untuk membiayai seluruh siswa. Sehingga saat daftar ulang, siswa tidak perlu lagi mengeluarkan biaya apa pun di sekolah," tegasnya.
Maulana juga menyebut potensi penghimpunan zakat BAZNAS Kota Jambi yang terus meningkat dapat menjadi alternatif pembiayaan, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Bila kebijakan ini disetujui dalam pembahasan APBD mendatang, Kota Jambi berpotensi memiliki program seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP negeri. Selain meringankan beban orang tua, kebijakan tersebut diharapkan semakin memperluas akses pendidikan dan memastikan tidak ada anak yang terkendala biaya perlengkapan sekolah. (hfz)
