iklan Mendadak Kota Jambi Diselimuti Kabut Asap Pekat, Warga Mengeluh Sesak Bernapas
Mendadak Kota Jambi Diselimuti Kabut Asap Pekat, Warga Mengeluh Sesak Bernapas

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI — Warga Kota Jambi dikejutkan dengan munculnya kabut asap tebal yang tiba-tiba menyelimuti sejumlah wilayah, Minggu (23/8/2026) siang.

Dalam hitungan jam, udara yang sebelumnya masih terasa normal berubah pekat hingga membuat jarak pandang menurun dan sebagian warga mengeluhkan sesak saat bernapas.

BACA JUGA: Semarak Merah Putih Kemerdekaan Desa Ibru Meriah, BRI Hadirkan Layanan Gratis hingga Doorprize

Kabut asap mulai dirasakan warga sekitar pukul 11.00 WIB. Kondisinya semakin pekat memasuki siang hari.
Bagi warga yang beraktivitas di luar rumah, perubahan kualitas udara tersebut cukup terasa. Bau asap dan udara yang semakin berat membuat sebagian masyarakat memilih mengurangi aktivitas di luar ruangan.

“Tadi pagi masih aman, mendadak saat siang tiba-tiba langsung kabut tebal. Bernapas terasa sesak,” kata Jupri, warga Alam Barajo, Kota Jambi, Minggu (23/8).

BACA JUGA: Setahun Buron, Terpidana Perzinahan Ditangkap di Rumahnya di Nipah Panjang

Kekhawatiran warga semakin beralasan setelah pembacaan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kota Jambi menunjukkan adanya peningkatan kualitas pencemaran udara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Mahruzar, mengatakan pada pukul 11.00 WIB angka ISPU masih berada di level 89 atau kategori sedang.

Namun, hanya dalam waktu sekitar satu jam, angka tersebut meningkat menjadi 101 pada pukul 12.00 WIB. Parameter kritis dalam pembacaan tersebut adalah PM2,5, dengan kategori kualitas udara tidak sehat.

“Untuk kondisi ini disarankan bagi yang rentan atau sensitif pernapasan untuk menggunakan masker dan mengurangi kegiatan,” kata Mahruzar, Minggu siang (23/8).

BACA JUGA: Simpan Kayu Bulian Asli Zaman Dulu, Bekas SMPN 3 Kota Jambi Kini Dilelang Rp 163 Juta

ISPU Naik, PM2,5 Jadi Perhatian
Kenaikan ISPU dalam waktu relatif singkat menjadi perhatian di tengah kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi.

Mahruzar menyebut, hingga saat ini tidak terdapat kebakaran lahan signifikan di wilayah Kota Jambi. Beberapa kejadian kebakaran lahan yang terjadi sebelumnya juga telah berhasil ditangani.

“Untuk lahan kota bisa dikatakan tidak ada kebakaran lahan yang signifikan. Adapun beberapa kebakaran di Kota Jambi kemarin, alhamdulillah sudah dapat teratasi,” ujarnya.

Meski demikian, penyebab munculnya kabut asap pekat yang dirasakan warga secara tiba-tiba masih menjadi perhatian.

Masyarakat juga diminta menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk. (hfz)


Berita Terkait



add images