JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjabtim melakukan rotasi terhadap tiga pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), Kamis (17/9) sore.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Tanjabtim, H. Muslimin Tanja.
Tiga pejabat eselon II yang mendapat tugas baru tersebut yakni Dedy Novrianika, Nasrul Effendi dan Jakfar.
Dedy Novrianika yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PUPR kini dipercaya sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah.
Kemudian Nasrul Effendi bergeser dari jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan menjadi Kepala Dinas PUPR Tanjabtim.
Sedangkan Jakfar, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, mendapat amanah baru sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
BACA JUGA: 413 Ekstasi dan 192 Etomidate Disita, Satu Pria Diamankan Polisi
Dalam sambutannya, Muslimin mengatakan rotasi jabatan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi Pemkab Tanjabtim. Ia memastikan proses rotasi telah melalui uji kompetensi dan evaluasi kinerja sesuai ketentuan yang berlaku.
"Rotasi bukan sekadar perpindahan tempat atau jabatan. Rotasi adalah bagian dari upaya menempatkan kompetensi pada kebutuhan yang tepat, memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat," kata Muslimin.
Ia meminta pejabat yang baru dilantik segera memahami target organisasi dan tidak membutuhkan waktu lama untuk mulai bekerja.
Setiap pimpinan perangkat daerah, lanjutnya, harus memahami prioritas pembangunan, indikator kinerja, program yang harus diselesaikan serta berbagai persoalan yang masih dihadapi.
BACA JUGA: Alung Ramadhan Dituntut Penjara Seumur Hidup dalam Kasus Sabu 58 Kg
"Segera lakukan konsolidasi, evaluasi program dan susun langkah kerja yang terukur. Jangan menunggu terlalu lama untuk bekerja," tegasnya.
Muslimin juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang menuntut pemerintah bekerja lebih hati-hati. Setiap rupiah anggaran, katanya, harus dapat dipertanggungjawabkan manfaatnya.
"Saya tidak ingin anggaran hanya habis untuk kegiatan, tetapi tidak memberikan dampak yang jelas," ujarnya.
