Pemantauan tersebut dilakukan untuk mendeteksi titik panas, memantau perkembangan kebakaran serta mendukung percepatan penanganan di lokasi.
Kondisi kualitas udara juga menjadi perhatian. Berdasarkan data ISPU pada 29 September 2026 pukul 08.00 WIB, konsentrasi PM2,5 di Kota Jambi mencapai 229 dan Kabupaten Muaro Jambi 300. Kedua wilayah tersebut berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Sementara Kabupaten Tanjung Jabung Timur berada pada angka 143 dan Kabupaten Tebo 153, yang masing-masing masuk kategori tidak sehat.
Dampak karhutla juga terlihat dari sisi kesehatan. Laporan minggu ke-37 mencatat sebanyak 7.236 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi kualitas udara. Gunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, kurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk, dan segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan,” pungkas Kombes Pol. Erlan.
Polda Jambi bersama seluruh unsur terkait akan terus memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi karhutla guna melindungi masyarakat, menjaga lingkungan serta mewujudkan Jambi bebas asap.(*)
