iklan Pengorbanan di Balik Tugas Pemadam Karhutla: Rindu yang Menunggu di Rumah
Pengorbanan di Balik Tugas Pemadam Karhutla: Rindu yang Menunggu di Rumah

Martina berusaha menjaga kedekatan anak-anak dengan ayah mereka melalui panggilan video ketika keadaan memungkinkan. Ia juga memberi ruang bagi anak-anak untuk bermain bersama teman-teman di rumah dan menjalankan hobi masing-masing agar keseharian mereka tetap menyenangkan.

Meski demikian, komunikasi melalui telepon tidak sepenuhnya bisa menggantikan kehadiran seorang ayah. Ada momen-momen yang membutuhkan keterlibatan langsung orang tua, seperti mendampingi anak ketika pertama kali memasuki lingkungan sekolah.

Martina mengakui, keadaan tersebut terkadang membuatnya sedih. Namun, ia berusaha memahami bahwa pekerjaan suaminya memiliki tuntutan yang tidak selalu bisa disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.

"Sedih, tapi karena ini tugas, ya belajar ikhlas dengan cara berdamai," katanya.

Bagi Martina, berdamai dengan keadaan bukan berarti menghilangkan kerinduan atau mengabaikan kebutuhan keluarga. Ia tetap berharap Aryanto bisa hadir dalam tumbuh kembang ketiga anak mereka, tetapi pada saat yang sama berusaha menerima tanggung jawab yang harus dijalani suaminya sebagai petugas pemadam karhutla.

Setelah berminggu-minggu bertugas, kepulangan Aryanto selalu menjadi momen yang dinantikan. Martina menceritakan bagaimana suasana rumah berubah ketika suaminya akhirnya kembali.

Anak-anak menyambut dengan kegembiraan. Mereka melompat sambil memanggil Papa, kemudian berpelukan dan bergantian menceritakan pengalaman selama ditinggal bertugas. Tidak sedikit cerita yang disampaikan berupa keluhan kecil tentang ibu mereka.

"Anak-anak lompat kegirangan sambil teriak memanggil papa. Terus mereka berpelukan, bercerita, dan curhat melaporkan selama ditinggal, seperti kalau dimarahin mamanya atau dicerewetin mamanya," tutur Martina.

Bagi anak-anak, kepulangan Aryanto menjadi kesempatan untuk kembali mendapatkan perhatian ayah secara langsung. Berbagai pengalaman sehari-hari yang selama ini hanya bisa disimpan akhirnya dapat mereka ceritakan.

Sementara bagi Martina, kepulangan suaminya berarti ia kembali memiliki pasangan untuk berbagi tanggung jawab. Berbagai keputusan yang sebelumnya harus diambil sendiri kini bisa dibicarakan dan dijalani bersama.

Martina memahami bahwa pekerjaan suaminya bukanlah tugas yang ringan. Di lokasi pemadaman, Aryanto harus menghadapi panasnya kebakaran, medan yang sulit, serta keterbatasan fasilitas selama bertugas.


Berita Terkait



add images