JAMBIUPDATE.CO, KERINCI – Kemarau panjang mulai berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih di Kabupaten Kerinci. Permukaan air Danau Kerinci dilaporkan menyusut hingga hampir dua meter dari kondisi normal. Dampaknya, pasokan air baku Perumda Air Minum Tirta Sakti terganggu dan distribusi air bersih kepada sejumlah pelanggan belum berjalan optimal.
Penyusutan permukaan danau tersebut terlihat di kawasan Dermaga Danau Kerinci, Desa Sanggaran Agung. Kondisi ini diduga dipengaruhi minimnya curah hujan serta pemanfaatan air untuk kebutuhan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
BACA JUGA: Minim Hujan, Jadwal Tanam Padi Ketiga di Tanjabtim Mundur
"Iya kalau kita amat susut air danau kerinci hampir 2 meter dari biasanya. Bia karena dampak kemarau dan kegunaan air oleh PLTA juga," ujar Sahroni, salah seorang warga setempat.
Menghadapi kondisi tersebut, Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi gangguan distribusi air bersih. Sejumlah langkah penanganan dilakukan, mulai dari pembenahan teknis, pemantauan sumber air baku hingga mengoptimalkan pelayanan melalui mobil tangki.
Plt Direktur Utama Perumda Tirta Sakti Kerinci, Maya Novefri Handayani, mengatakan penurunan debit air akibat kemarau panjang menjadi salah satu kendala yang dihadapi perusahaan saat ini.
BACA JUGA: Kucurkan Rp 6 Miliar, Gubernur Al Haris Salurkan Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026 untuk 500 Mahasiswa
"Salah satu kendala saat ini juga karena kondisi kemarau panjang sehingga debit air menurun," ujar Maya.
Ia menjelaskan, pihaknya memahami keluhan masyarakat akibat terganggunya pasokan air bersih. Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan agar distribusi melalui jaringan perpipaan dapat kembali normal.
"Kami memahami keluhan dan kesulitan pelanggan ketika pasokan air bersih terganggu. Karena itu, kami terus mengupayakan perbaikan agar aliran melalui jaringan perpipaan kembali normal. Sementara proses perbaikan berlangsung, kami juga mengoptimalkan suplai air menggunakan mobil tangki langsung kepada warga yang membutuhkan," jelasnya.
BACA JUGA: Delapan Orang SAD Terduga Penyerang Polres Merangin Tiba di Polda Jambi
Sebagai langkah penanganan sementara, Perumda Tirta Sakti telah mengerahkan empat unit mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat terdampak.
Sebagai langkah penanganan sementara, Perumda Tirta Sakti telah mengerahkan empat unit mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat terdampak.
Penyaluran dilakukan ke sejumlah wilayah, termasuk Tanjung Pauh hingga Ujung Pasir, guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga selama proses penanganan berlangsung.
