MUARA BUNGO, Harga karet di kalangan petani di Kabupaten Bungo mengalami kemerosotan, dimana saat ini harga karet yaitu Rp 7 ribu per kilogramnya. Padahal sebelumnya harga karet di kalangan petani mencapai Rp 10 ribu per kilogramnya. Namun, sudah hampir 3 bulan ini harganya terus merosot dan membuat petani menjerit.

Disamping harga karet yang tidak sebanding dengan keperluan sehar-hari, getah karet saat ini juga sedang kering, karena tidak ditimpa hujan. “Murah sekarang, kemarin saya jual haya Rp 7 ribu per kilogramnya. Harga Rp 7 ribu ini sudah hampir 3 minggu,” kata Mujib, salah seorang petani karet di Pelayang, Kamis (27/2).

Dia meniai, merosotnya harga karet membuat perekonomian massyarakat terkendala. Akibatnya, masyarakat yang haya mengandalkan mata pencarian hanya dengan karet, tentu sangat terasa perubahan perekonomian keuarga. “Apalagi saya, tidak ada penghasilan lain,” akunya lagi.

Harga karet ditingkat petani dan pasar lelang juga tidak jauh beda, harga di pasar lelang yang paling tinggi saat ini Rp 9 hingga Rp 10 ribu. Harga tersebut juga tergantung kualitas karetnya. “Kalau karetnya bersih, bisa harga Rp 10 ribu. Tapi, kalau petani dusun kayak kito neh, diambil harga Rp 9 ribu,” akunya.

sumber: jambi ekspres

TAGS

Komentar

Berita Terkait

Pendaftaran CPNS Bungo Mulai 5 September

ZA Beri Dukungan Kepada HBA

Mayang Sari, Ketua DPRD Bungo Sementara

Polres Bungo Siap Amankan Pelantikan DPRD

Pemkab Bungo Dapat Tambahan Formasi

Bangunan Pasar Ternak Mubazir

Tanpa Rekomendasi Warga, Izin Tak Diperpanjang

Rekomendasi




add images