JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Jalan khusus batubara yang dijanjikan pemerintah kembali molor, dari semula ditargetkan selesai pada 2024, kemudian bergeser ke 2025, dan kini bergeser lagi menjadi 2026.
“Lantas mau sampai kapan kita akan macet-macetan seperti sekarang? Sampai kapan masyarakat menanggung penderitaan akibat dampak-dampaknya?,” ujar Ketua MPW Pemuda Pancasila Jambi, Panglima Adri, dengan nada geram, usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III di Gedung DPRD Provinsi Jambi Jumat (27/2/2026). RDP ini juga dihadiri oleh puluhan anggota Pemuda Pancasila Jambi lainnya.
BACA JUGA: Jasa Raharja Jambi Perkuat Kolaborasi Lintas Sektoral untuk Tekan Fatalitas Kecelakaan
Menurut Adri, segala persoalan angkutan batubara Jambi sudah sangat mendesak. Janji pemerintah untuk menyiapkan jalur khusus, katanya juga belum terlihat realisasinya, bahkan yang tampak adalah investor masih direpotkan dengan permasalahannya masing-masing yang membuat penyelesaiannya kian tak bisa diprediksi.
“Jalan khusus itu untuk kepentingan masyarakat lebih luas, jika memang ada persoalan di lapangan, DPRD maupun pemerintah tolong dong hadir, mencari jalan keluar, tujuan kita satu, untuk kebaikan masyarakat Jambi ke depannya,” tegas Adri lagi.
BACA JUGA: Dana Nasabah Bank Jambi di Sarolangun Kembali 100 Persen, ATM dan Mobile Banking Segera Beroperasi
Terkait apa yang kini terjadi, Pemuda Pancasila meminta DPRD untuk bisa segera membentuk pansus percepatan jalan khusus agar apa yang menjadi harapan semua masyarakat, bisa segera terealisasi.
Adri juga mengingatkan, kekacauan lalu lintas akibat transportasi tambang juga telah menelan banyak korban jiwa di provinsi ini, terbaru bahkan keluarga besar Pemuda Pancasila di Merangin juga harus kehilangan nyawa, dan jangan sampai korban lain berjatuhan lagi. Ruas jalan khusus katanya menjadi satu-satunya jalan keluar agar Jambi kembali tertib dan masyarakat bisa merasa aman dan nyaman.
Pemuda Pancasila sebenarnya sejak dulu sangat prihatin dengan kondisi ini, hal serupa juga sudah pernah disampaikan di DPRD tahun 2022 silam, namun kenyataanya, sampai hari tetap tidak ada perubahan, itu yang membuat PP semakin geram.
BACA JUGA: Gerak Cepat Bank Jambi Cabang Kuala Tungkal, Saldo Nasabah Dipulihkan 100 Persen
RDP ini dipimpin oleh Ketua Komisi III Mazlan, didampingi anggota Ririn Novianty, Putra Absor Hasibuan, Daulat Sitorus, Sapuan Ansori, Mustaharuddin, Arwiyanto, sementara dari Pemprov Jambi, Hadir Asisten II Samsyurizal bersama pejabat dari Dinas PTSP dan Dishub.
DPRD Janji Segera Bentuk Pansus Percepatan Jalan Khusus
Di penghujung pertemuan, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Hafiz Fattah juga ikut hadir. Menjawab hasil RDP Komisi III dengan MPW Pemuda Pancasila Jambi, Hafiz berjanji akan mendorong terbentuknya Pansus percepatan pembangunan jalan khusus batu bara dalam waktu dekat.
“Kami bersyukur atas komunikasi yang sudah terjalin dengan baik. Semua pihak memiliki kesadaran yang sama bahwa persoalan kemacetan ini harus segera diselesaikan melalui percepatan pembangunan jalan khusus batu bara,” ujarnya.
