iklan Tim Xpresi Jambi
Tim Xpresi Jambi
Setiap manusia pasti punya sifat buruknya masing-masing. Ada yang suka bohong, suka lebay, dan lain-lain. Salah satunya, suka pamer. Nah, suka pamer ini ternyata jadi sifat buruknya Dina. Disekolahnya, Dina terkenal suka banget pamer kalau ada barang baru. Bahkan barang baru kepunyaan orang tuanya pun juga diomongin sama semua temannya. Alhasil, teman-temannya jadi ilfeel dan menjauh dari Dina. Setiap Dina mau ikutan nimbrung cerita dengan teman-teman sekelasnya, teman-temannya pun langsung bubar dan pergi.

X-aholic pasti juga pernah punya teman yang sifatnya kayak Dina. Ntah itu teman sekolah, teman rumah atau mungkin X-aholic sendiri? Nah, kali ini Xpresi akan bahas soal orang yang suka membangga-banggakan barang atau harta bendanya alias tukang pamer nih. Yuk disimak!

Seperti yang kita tahu, tukang pamer itu adalah orang yang gemar banget membangga-banggakan barangnya kepada orang lain. Sifat suka pamer ini nggak baik ya,guys. Karena sifat gemar memamerkan barang-barang atau harta benda ini sama aja dengan sifat sombong dan riya. Bahkan dalam semua agama, sifat suka pamer ini jelas banget dilarang.

Si tukang pamer biasanya suka banget memamerkan barang-barang mahal seperti handphone, tas atau sepatu yang biasanya baru dia beli. 18,75% X-aholic juga membenarkan hal ini. Sedangkan 56,25% nya mengatakan si tukang pamer ini, banyak omong. Dan 25% lagi mengatakan si tukang pamer itu sok kecakepan.

Ternyata, sebanyak 93,75% X-aholic punya lho teman yang suka pamer. Dan sisanya mengaku nggak pernah punya teman yang suka pamer. Bahkan, menurut Triana Septiani, siswi SMA Islam Al-Falah Jambi, orang yang suka pamer ini ada dimana-mana lho. “Orang tukang pamer itu sekarang udah bekeliaran dimana-mana.” Ujar Triana.

Nah menurut Triana lagi, temen yang suka pamer itu bikin eneg, karena sombong. Ternyata, 25% responden punya pendapat yang sama dengan Triana. Sedangkan 75% nya berpendapat temen yang suka pamer itu malesin banget. Wah, rupanya nggak ada yang jadi iri ya sama si tukang pamer, hehe.

Terus, cara menghadapi si tukang pamer itu gimana sih? Kalau menurut 18,75% X-aholic sih, memilih menjauh dari si tukang pamer. Sedangkan 75% X-aholic lainnya, lebih memilih cuek sama si tukang pamer. Biarpun gitu, ternyata masih ada 6,25% X-aholic yang memilih untuk mengingatkan si tukang pamer, agar dia bisa introspeksi diri.

Gimana X-aholic? Ternyata terbukti ya menjadi si tukang pamer itu sangat nggak disenangi oleh orang banyak. Teman-teman kamu akan merasa eneg, dan males berteman dengan kamu. Lagipula, selama itu masih barang pemberian orang tua, untuk apa dibanggain sih? Eits, tapi bukan berarti barang yang kamu beli sendiri boleh kamu bangga-banggain juga ya. Kamu bisa mendapat dosa kalau suka membangga-banggakan harta benda yang kamu punya, karena sifat kayak gitu sangat amat dilarang oleh agama. Jadi, kamu masih mau jadi si tukang pamer?
    


Sumber : Jambi Ekspres

Berita Terkait



add images