MERANGIN, Puluhan warga Desa Mekar Jaya Kecamatan Tabir Selatan dan Warga Desa Mekar Limau Manis Kecamatan Tabir Ilir kemarin (21/8) sekitar pukul 10.00 Wib nyaris terlibat bentrok.
       
Beruntung aksi tersebut bisa diredam setelah Kapolres Merangin AKBP Satria Yusada dan sejumlah personel lainnya tiba dilokasi kejadian untuk menenangkan warga.
       
Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, Kapolres beserta puluhan personel lainnya langsung bergerak cepat mengamankan lokasi karena puluhan warga Desa tersebut sudah mempersenjatai dirinya dengan senjata tajam seperti parang dan dodos sawit.
 
Bentrokan tersebut terjadi diakibatkan oleh ulah salah satu warga Desa Mekar Limau Manis yang melakukan pembacokan terhadap salah satu warga Desa Mekar Jaya yakni Siswanto (25) pada  11 Agustus lalu.
       
Warga Desa Mekar Jaya merasa tidak terima karena hingga saat ini pelaku belum menyerahkan diri ke Polsek Tabir, dan lebih kesalnya lagi warga Desa Mekar Jaya tidak terima karena kondisi korban yang sekarat butuh perobatan. Oleh karena itu warga Desa Mekar Jaya hendak melakukan penyerangan ke Desa Mekar Limau Manis untuk mencari keberadaan pelaku.
       
Kakak sepupu korban Yono (32) yang berhasil dikonfirmasi koran ini mengatakan pihak keluarganya sangat menyesalkan sikap dari keluarga pelaku yang hanya memberi bantuan perobatan korban sebesar Rp 4 juta, padahal untuk biaya pengobatan korban mencapai Rp 65 juta.
       
“Kami maunya keluarga pelaku membayar biaya perobatan adik saya, kondisinya sudah sekarat, terlebih lagi, pelaku sekarang belum juga muncul, makanya kami mau menahan salah satu warga Desa Mekar Limau Manis agar pelaku mau menyerahkan diri,” ungkap Yono.
       
Selain itu Yono juga mengatakan bahwa pelaku membacok adiknya saat pelaku melakukan pengempangan jalan dengan menggunakan tali untuk meminta sumbangan acara Desa, kemudian saat itu pelaku meminta uang kepada adiknya, karena adiknya tidak mempunyai uang, maka dengan kesal pelaku langsung membacok adiknya dibagian tangan dan kepala belakang, kemudian pelaku langsung melarikan diri.
       
“Adik saya saat itu langsung dilarikan ke Jambi, untuk berobat, karena adik saya ini berasal dari keluarga  tidak mampu makanya adik saya ini langsung pulang kerumah, dan hingga kini kondisinya masih sekarat,” ujar Yono.
       
Kapolres Merangin yang tiba dilokasi kejadian langsung mengumpulkan warga dari Dua Desa untuk bermusyawarah mengenai permasalahan ini, setelah melakukan perundingan kurang lebih dua jam, akhirnya keluarga pelaku sepakat untuk membiayai seluruh pengobatan korban, dan korban kini sudah dilarikan langsung ke Rumah Sakit Dr Bratanata Jambi.
       
“Seluruh warga sudah kami kumpulkan untuk menemui kata sepakat mengenai permasalahan ini, dan sekarang situasi antar Desa sudah kondusif kembali,” ungkap Kapolres Merangin AKBP Satria Yusada.
       
“Dan kami tadi juga sudah menghimbau kepada keluarga pelaku untuk menyerahkan pelaku agar bisa diproses secara hukum,” tambah Kapolres.

sumber: jambi ekspres

TAGS

Komentar

Rekomendasi




add images