MUARABUNGO, Zubaidah (83), nenek-nenek yang keseharian tinggal di Tanjung Gedang ini nyaris meninggal dunia ditangan cucunya sendiri bernama Ateng (35).

Nenek naas ini berhasil menyelamatkan diri dari aksi brutal yang dilakukan Cucunya, hanya luka-luka memar dan bengkak yang dialami nenek naas tersebut.

Dengan kondisi yang parah tersebut, nenek naas ini mendatangi Mapolsek Kota Bungo untuk melaporkan kejahatan cucunya. Kepada polisi, Zubaidah menceritakan kronologis penganiayaan yang dilakukan cucunya tersebut, Sabtu (24/8) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB,  terjadi cek-cok mulut antara nenek dan cucunya, sang nenek yang sudah tua ini terus memerahi cucunya Ateng, karena pelaku sering semena-mena dirumah, dimarahi terus oleh neneknya , pelaku akhirnya kesal.

" Diduga karena pelaku yang naik emosinya karena di marahi neneknya, pelaku langsung mengejar sang nenek yang kala itu sedang berada di dapur dan langsung menghajarnya," papar Kapolsek Kota Bungo AKP Ardi Kurniawan.

Akibatnya sang nenek yang di ketahui di hajar dengan cara di pukul di tendang dan dicekik ini mengalami luka-luka yang cukup serius dan dilarikan kerumah sakit.

" Kini kita sedang melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi, nanti kalau sudah selesai kalau memeng ini positiv kita akan tangkap pelaku," tukas Kapolsek.

sumber: jambi ekspres

TAGS

Komentar

Berita Terkait

Pendaftaran CPNS Bungo Mulai 5 September

ZA Beri Dukungan Kepada HBA

Mayang Sari, Ketua DPRD Bungo Sementara

Polres Bungo Siap Amankan Pelantikan DPRD

Pemkab Bungo Dapat Tambahan Formasi

Dewi Diduga Dibunuh

Warung Nasi Terbakar

Rekomendasi




add images