iklan KECELAKAAN: Mobil truk yang kemarin tabrakan dengan mobil Avanza di Jalan Lintas Timur Sumatera.
KECELAKAAN: Mobil truk yang kemarin tabrakan dengan mobil Avanza di Jalan Lintas Timur Sumatera.
Kejadian kecelakaan lalu lintas diwilayah kabupaten Batanghari kembali terjadi. Kali ini terjadi antara truk batu bara dengan nomor polisi (Nopol) BH 8370 FP, tanpa muatan hantam pengendara motor Jupiter dengan Nopol BH 2760 MR di jalur berlawanan, di KM 38 Jembatan Mas sekitar pukul 14.00 WIB. Akibatnya, dua orang meninggal dua, yakni ibu dan anak dan seorang lagi mengalami luka serius.

Kronologis Lakalantas di Berembang
1. Pukul 15.45, Senin (23/09), bermula truk CPO dari arah Jambi menuju Sengeti berhenti mendadak di tengah jalan.
2. Akibatnya truk PS nopol BH 9719 GE yang berada di belakangnya terpaksa banting stir ke kanan.
3. Nahasnya dari arah berlawanan datang sebuah Minibus Avanza dengan nopol BH 1359 GI.
4. Tabrakan tidak dapat terhindarkan lagi, bagian depan Avanza dan PS remuk dan hancur

Informasi yang berhasil dihimpun harian ini, untuk korban yang meninggal dunia antara lain, Heni Ratnasari (33) warga desa lubuk ruso, dan Anaknya Vikran (4). Heni Ratnasari dikabarkan meninggal langsung di tempat Kejadian perkara. Sedangkan anaknya, Vikran masih sempat dilarikan ke puskesmas terdekat dan akhirnya meninggal beberapa jam kemudian.

Kasat Lantas, AKP Gunawan, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. “Ya, memang benar, pada pukul 2 sore tadi (kemarin (23/9), Red) telah terjadi kejadian lakalantas yang menewaskan dua orang,” ujar kasat.

Dijelaskan kasat, bahwa kejadian tersebut bermula truk batu bara yang menabrak itu meluncur dari arah Jambi hendak menuju ke Muara Bulian dengan kecepatan tinggi, diduga hilang kendali sehingga menabrak motor jupiter yang arahnya kejambi.

“Diduga kehilangan kendali karena melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga menabrak motor tersebut yang di bermuatan 3 orang,” jelas Kasat.

Dikatakannya, bahwa saat ini pihaknya telah mengantongi identitas sopir truk batu bara yang melarikan diri. Hal itu, diketahui setelah pihak Polres Batanghari melakukan kontak langsung dengan pengurus asosiasi batu bara yang ada di Batanghari. “Kita sudah kantongi identitas sopir yang melarikan diri. Dan kita himbau atau segera menyerahkan diri,”ujar Kasat Lantas, AKP Gunawan.

Ditambahkan kasat, akibat dari kejadian tersebut Untuk korban yang meninggal dunia antara lain, Heni Ratnasari (33) warga desa lubuk ruso, dan Anaknya Vikran (4). Heni Ratnasari dikabarkan meninggal langsung di tempat Kejadian perkara. Sedangkan anaknya, Vikran masih sempat dilarikan ke puskesmas terdekat dan akhirnya meninggal beberapa jam kemudian. “Seorang korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara dan seorang sempat dibawa ke rumah sakit,”ujar Kasat Lantas.

Seorang korban yang dilarikan ke rumah sakit dan masih dalam perawatan bernama Asnawati. Dan Asnawati itu yang ketika itu bertindak sebagai pengemudi hanya mengalami luka serius. Sementara Heni Ratnasari dan Vikran sebagai penumpang justru menjadi korban. Sementara itu, dari Sengeti dilaporkan, kecelakaan kembali terjadi di Jalan Lintas Timur Muarojambi tepatnya di Desa Berembang Sengeti. Kali ini terjadi adu kambing antara minibus Avanza dengan PS pengangkut sembako.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan kejadian terjadi pada pukul 15.45, Senin (23/09), bermula dari truk CPO dari arah Jambi menuju Sengeti berhenti mendadak di tengah jalan. Akibatnya sebuah truk PS dengan nopol BH 9719 GE yang berada di belakangnya tidak dapat menghentikan kendaraannya. Sehingga sang sopir terpaksa membanting stir ke kanan, nahas dari arah berlawanan datang sebuah minibus Avanza dengan nopol BH 1359 GI. Tabrakan tidak dapat terhindarkan lagi, bagian depan Avanza dan PS remuk dan hancur.

Akibat kejadian ini, sopir Avanza mengalami luka patah di kaki karena terjepit bagian depan mobil yang remuk, evakuasi korban kemudian dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat. Sementara pengemudi PS melarikan diri.

Saksi mata yang melihat kejadian ini mengatakan bahwa kejadin berlangsung sangat cepat dan dari tabrakan ini menghasilkan suara dentuman yang sangat kuat.

"Kejadian sangat cepat, kami melihat mobil PS menabrak Avanza dengan kecepatan tinggi, lalu lintas langsung macet karena kedua mobil melintang di jalan dan beberapa bagian yang hancur berceceran di tengah jalan," tukas saksi yang enggan menyebutkan namanya.

Kasat lantas Muarojambi AKP Tristianto ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian ini dan mengatakan bahwa anggota langsung turun kelapangan. "Anggota telah saya turunkan, masih dilakukan evakuasi kendaraan dan korban masih berada di RS untuk dilakukan perawatan, sementara keberadaan sopir PS masih dalam pengejaran," ujar Kasat.

Menurut salah satu saksi mata yang tidak mau disebutkan namanya. Dia mengatakan saat kejadian tersebut pada pukul 15.45 WIB. Tabrakan tersebut saat mobil CPO berhenti mendadak dari arah Jambi mau menuju ke Sengeti dan dikuti mobil truk bernopol BH 9719 Ge dan tak sempat mengerem sehingga terjadi lah kecelakaan.

Pada saat itu mobil Avanza bernopol BH 1359 GI berwarna hitam dari arah Sengeti mau menuju ke Jambi. Dan mobil Avanza tersebut ditabrak dari arah berlawanan maka terjadi lah tabrakan beruntun,yang menabrak mobil Avanza tersebut langsung melarikan diri.

sumber: je

Berita Terkait



add images