Karena dianggap menggangu aset Pemerintah Kota Jambi, Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di daerah Kota Baru Jambi pada malam hari akan segera ditertibkan.

Rencana penertiban tersebut dikarenakan, aksi para PKL yang sengaja menutup lampu jalan yang ada di daerah tersebut sehingga jalan menjadi gelap.

‘’PKL yang berjualan dimalam hari di bundaran Kota Baru sudah diberi toleransi untuk berjualan, akan tetapi tidak untuk menggangu asset yang ada. Tidak boleh menutup lampu jalan,’’ katanya.

“Kita gariskan, saya sebagai koordinator seluruh SKPD, dan juga sesuai dengan keputusan Pak wali, lampu itu harus ditertibkan, tidak boleh seperti itu,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Kecamatan Kota Baru Jambi, Andi Sauki menjelaskan, pihaknya sudah menyurati Sat Pol PP untuk melakukan penertiban PKL.

Disampaikannya, pihaknya sudah melakukan penertiban lampu jalan tersebut dan juga memberi teguran kepada PKL tersebut untuk tidak menutup lampu jalan itu, akan tetapi aksi tersebut masih juga dilakukan.  

“Sudah kami surati ke Sat pol PP mohon untuk melakukan penertiban PKL yang jualan pada malam hari di Bundaran Tugu Monas Kota Baru yang menutup lampu jalan itu,” kata Andi Sauki Minggu (29/9).

“PKL nya sudah tiga kali kita beri peringatan, saat diberi peringatan mereka ngaku tidak akan melakukannya lagi, tapi masih juga demikian. Penertiban ke empat ini, ya kita akan tertibkan PKL nya,” tandasnya.

Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Jambi Sabriyanto, terkait tindakan penertiban PKL tersebut, dirinya akan koordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Jambi.

“Kita rencanakan koordinasi dengan Dinas Kebersihan dulu, kita akan bahas kapan kita lakukan penertiban,” sebut Sabri.

Ditanyakan kapan kepastian akan ditertibkannya PkL tersebut, dia mengatakan, setelah koordinasi dengan DKPP, dan penertiban akan dilakukan dengan kecamatan dan pihak terkait lainnya.

“Yang pasti secepatnya kita akan duduk bersama, baru setelah itu kita lakukan penertiban,” jelasnya singkat.

sumber: je

TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

Nasib Honorer PU Tak Jelas

Aktifitas Batubara Berkurang

Rekomendasi




add images