Unit Pengolahan Campuran Aspal (UPCA) yang berada di Jalan Syailendra, Kelurahan Rawasari, Kota Baru Jambi, belum maksimal dan masih perlu pembenahan. Hal ini terungkap saat blusukan yang dilakukan oleh Walikota Jambi SY Fasha ke lokasi tersebut, Selasa (03/12).

Menurut Fasha, Aspal Mixed Plain (AMP) di UPCA itu hanya mampu memproduksi 160 ton/ hari, sedangkan idealnya AMP itu produksinya minimal 250-300 ton perhari.

‘’Nanti akan kita benahi untuk meningkatkan produksi UPCA itu, sehingga bisa berfungsi maksimal. Mungkin menambah peralatan dan armada mobilnya terlebih dahulu sehingga bisa berfungsi maksimal dan bisa mem back up perbaikan jalan di Kota Jambi,” ujar Fasha di dampingi Kadis PU Kota Jambi Khairuddin kepada sejumlah wartawan, Selasa (3/12).

Walikota mengakui menurunnya tingkat produksi UPCA tersebut merupakan salah satu kendala terhambatnya pembangunan proyek yang ada di Kota Jambi. ‘’Menurunnya produksi  UPCA ini memang menjadi salah satu kendala terhadap sejumlah proyek yang ada di Kota Jambi, karena kontraktor banyak mengambil materialnya di UPCA ini,” paparnya.

Fasha menargetkan untuk tahun depan PAD dari UPCA ini mencapai Rp 500 juta dari Rp 50 juta yang ada saat ini. ‘’Dengan adanya perbaikan nanti, kita targetkan PAD dari UPCA Rp 500 juta,’’ sebutnya.

sumber: jambi ekspres

TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

Proyek Dishut Hanya Habiskan Uang Pemda Tebo

Tokoh Masyarakat Datangi DPRD Bungo

Rekomendasi




add images