Banjir mulai berdampak bagi perekonomian Warga Kota Jambi. Berdasarkan pantauan koran ini di beberapa pasar tradisional di Kota Jambi, kemarin, harga sayuran melonjak drastis.

"Sekarang sayuran yang naik, kalau bahan makan seperti Cabai, dan Bawang masih normal," kata Ita, salah seorang pedagang di Pasar keluarga, Jumat (19/12).

Ita menjelaskan, harga sayuran yang naik seperti Kacang panjang dan buncis dari Rp 8 ribu naik menjadi Rp 12 ribu perkilo, Timun dari Rp 5 ribu ke Rp 8 ribu dan tomat dari Rp 7 ribu, naik menjadi Rp 10 ribu perkilonya.

"Cabai tetap Rp 28 ribu perkilo, sama seperti minggu lalu. Sedangkan bawang merah malah turun dari Rp 34 ribu menjadi Rp 28 ribu perkilo, normal lah, belum naik," ungkapnya.

Sementara itu, Tobing, salah seorang pedagang di Pasar Keluarga juga mengungkapkan hal yang sama, hanya sayuran yang mengalami kenaikan. "Sayuran aja yang banyak naik, selebihnya masih harga normal sama seperti minggu lalu," terangnya.

Ditanyakan, apa penyebab naiknya harga sayuran tersebut, Tobing mengatakan hal tersebut adalah imbas dari banjir ataupun musim penghujan. "Itu karena hujan dan banjir sehingga stok sayuran sedikit yang masuk, mungkin karena sayuran banyak yang rusak," jelasnya.

Ditanyakan dari mana stok sayuran tersebut? Ia menjelaskan, pasokan sayuran tersebut kebanyakan dari Curup "Ini dari Curup pasokannyan," tambahnya.

Pedagang menjalaskan, terkait harga sayur yang semakin meningkat, pedagang berharap pemerintah memberikan solusi "Kita harap ada solusi dari pemerintah, terkait stok sayuran ini," tandasnya.

sumber: jambi ekspres

TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

Perbulan, 220 Warga Menikah di Tanjabtim

3 SMA Belum Perekaman e-KTP di Kerinci

Rekomendasi




add images