iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Kota Jambi kehilangan anggaran yang bisa dipakai untuk pembangunan senilai Rp 68 M. Pasalnya, jatah Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Kota Jambi dipangkas oleh pemerintah pusat.

Padahal, bantuan pemerintah pusat ini cukup berpengaruh untuk membantu pembangunan di daerah. Hal ini diakui langsung oleh Walikota Jambi, Sy Fasha, Rabu (22/10). DAK kita hilang Rp 48 M, padahal DAK ini membantu membiayai bidang pendidikan, kesehatan, infarstruktur dan sarana prasarana yang lain, sebutnya.

DAU kita hilang 20 M, padahal ini agak aneh. Pemerintah pusat, Presiden sebelumnya, pak SBY mengatakan ada kenaikan gaji 6 persen. Padahal gaji ditanggung DAU, malahan kami dikurangi Rp 20 M, tambahnya.

Dia mengatakan, dengan pengurangan jatah DAK dan DAU itu sangat memberikan pengaruh terhadap pembangunan di Kota Jambi. Sebab, selama ini, selain mengandalkan APBD Kota, pembangunan juga mengandalkan dana bantuan pusat itu.

Efeknya ya banyak sekali dan ke masyarakat dana pendidikan dan kesehatan nol DAK-nya. Begitu juga dengan SKPD lain juga, keluhnya.

(wsn)

 


Berita Terkait



add images