JAMBIUPDATE.COM, BANGKO- Cuaca ekstrem yang terjadi di Merangin Selasa sore tadi (21/4) memakan korban jiwa.
Seorang siswa kelas enam Sekolah Dasar (SD) bernama Alpandi (15) warga Desa Sungai Kapas, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, ditemukan rekannya tersungkur akibat tersambar petir sekitar pukul 15.00 Wib.
Informasi yang berhasil dihimpun jambiupdate.com, peristiwa ini bermula ketika korban membantu pamannya menimbang hasil panen kelapa sawit, di tengah gerimis disertai petir.
Saat asik menimbang TBS kelapa sawit itu, tiba-tiba korban disambar peting hingga tersungkur dan pingsan.
Melihat hal tersebut, salah satu warga bernama Danil, langsung membawa korban ke rumah salah satu kerabanya, dan langsung dilarikan ke rumah sakit umum Klonel Abunjani Bangko untuk dilakukan pertolongan.
"Saya melihat Pandi tengah tersungkur, saya langsung bawa dia ke tempat keluarganya, kemudian kami langsun membawa Pandi ke rumah sakit untuk meminta pertolongan,"ungkapnya.
Namun sayangnya, karena kondisi yang dialami korban cukup serius, akhirnya nyawa korban tidak tertolong lagi. Ia akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 17.00 Wib Selasa tadi (21/4). Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka. (cr6)
