JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO Nasib malam dialami Nur Hayati (49), ibu rumah tangga warga Desa Sungai Arang Kecamatan Bungo Dani tewas tersengat listrik saat menjemur pakaian di belakang rumahnya, Minggu (26/4).
Menurut keterangan Muhammad (56) suami korban, kejadian berawal saat korban menjemur pakaian di belakang rumahnya. Ia menjemur pakaian setelah menunaikan Solat Subuh sekitar pukul 06.00 WIB.
Saat korban menjemur pakaian, tiba-tiba korban berteriak minta tolong. Begitu mendengar korban berteriak, suami dan anak korban Ilyas (21) langsung menolong korban, namun saat ditolong bukannya korban terlepas dari kawat jemuran, malah sang suami dan anaknya juga ikut tersentrum.
Beberapa saat kemudian, sang anak memutus semua aliran listrik. Setelah diputus, tangan korbanpun akhirnya terlepas dari kawat jemuran. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Sedangkan suami korban, mengalami luka bakar di punggung.
Jemuran tersebut berbahan kawat, jadi ada kabel aliran listrik yang melintas dan mengenai atap rumah, kabel tersebut ada yang tidak terbungkus dan mengaliri arus ke atap seng, dan jemuran tersebut mengenai atap," ucapnya Muhammad dengan nada sedih.
Dikatakanya, malam sebelum meninggal, korban sudah mempunyai firasat, sudah sholat Isya korban meminta maaf kepada sang suami, lalu korban berpesan kepada sang suami jika meninggal nanti, minta dikubur di tanah pribadinya yang berada tak jauh dari rumahnya.
"Malam sebelumnya korban juga sudah punya firasat, setelah sholat Isya korban meminta maaf dengan saya, lalu korban berpesan, jika meninggal nanti minta agar dikubur ditanah pribadi kami, dan permintaan korban telah kami laksanakan, korban telah dikebumikan ditanah tersebut,"tutupnya.
(hnd)
