JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Adegan demi adegan tidak terlepas dari pandangan Nurhanayah, yang menyaksikan rekonstruksi pembunuhan anaknya Indra yang nyawanya berakhir ditangan lima anggota tim URC PT WKS.
46 reka ulang yang diperagakan oleh pelaku dan saksi menjadi perhatiannya. Selama itu, perempuan paruh baya tersebut tak kuasa menahan air matanya.
Sesekali Dia merenung dan duduk di sekitar lokasi rekonstruksi, yang digelar di SPN Polda Jambi, Rabu (6/5) siang. Dia tak sendiri, tetapi juga dampingi sejumlah kerabat almarhum.
Kepada wartawan, dia mengaku tidak puas dengan rekonstruksi yang dilaksanakaan oleh Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi. Menurutnya, pelaku dan saksi terlihat menyembunyikan kejadian yang sebenarnya.
"Mereka (pelaku dan saksi,red) bertele-tele. Mereka terkesan menutupi kejadian yang sebenarnya," kata Nurhanayah, Rabu siang.
Untuk diketahui, nyawa Indra dihabisi oleh lima pelaku, yakni Zaidan (18), M Ridho (24), Deispa (28), Asmadi (33), dan Ayatullah Khomeni (25). Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di pos kembar Districk 8 PT WKS yang berlokasi di Kabupaten Tebo, beberapa waktu lalu.
(pds)
