JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO - Kucuran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), di Kabupaten Bungo diduga terjadi kebocoran. Tidak tanggung- tanggung, 50 persen dari kucuran dana BOS untuk SD dan SMP disikat oknum pegawai Dinas Pendidikan Bungo.
Menurut Kepala Sekolah salah satu SMP di wilayah setempat, modus yang dilakukan adalah setelah dana BOS tersebut dicairkan lewat rekening masing - masing sekolah. Oknum tersebut meminta jatah senilai 50 persen dari dana sekolah yang diterima.
Ini sudah keterlaluan namanya. Tapi kami di bawah ini mau gimana lagi. Namanya diperintah, maka mau tidak mau, suka tidak suka, dana BOS yang cair di triwulan pertama ini, terpaksa kita transfer terhadap pihak Diknas , Ungkap Kepsek yang enggan disebutkan namanya, Rabu (20/5).
Bahkan, kata dia, pihaknya hanya diperintah untuk membuat SPJ 50 persen dari dana BOS yang cair . 50 persen SPj selebihnya, pihak Diknas yang akan mengatur pembuatanya, Tambahnya, tanpa mau menyebut siapa oknum Diknas yang dimaksud.
Terpisah, Syarifuddin, Manager dana BOS Bungo dan juga Kabid SMP/ SMA Diknas Bungo, menyangkal keras tudingan tersebut .
Untuk dana BOS SD dan SMP triwulan pertama memang sudah cair, namun terkait tudingan pemotongan dana BOS hingga 50 persen, itu Saya tekankan sama sekali tidak benar, sangkalnya saat dikonfirmasi awak media.
(hnd)
