JAMBIUPDATE.COM, MUAROTEBO - Lima orang perangkat Desa Muaro Sekalo, Kecamatan Sumay, nyaris dihakimi puluhan massa yang sedang berkecamuk di Jalan Koridor Areal PT LAJ Blok Sumay, Selasa (9/6).
Kapolres Tebo melalui Kasat Reskrim Polres Tebo, Sahlan, membenarkan peristiwa ini. "Laporan korban, kejadian hari selasa sekitar jam 11.00 WIB siang, telah terjadi tindakan kekerasan yang dilakukan bersama-sama dimuka umum," ujar Sahlan, kepada jambiupdate.com, Rabu (10/6).
Lebih jauh lagi dijelaskannya, pelapor atas kejadian ini ialah korban atas nama Suherman Bin M.Nur (38) yang merupakan anggota BPD Desa Muara Sekalo. Dua pelaku yang dilaporkan oleh korban ialah Simatupang (45) warga Trans Nekat Kec Rimbo ilir dan Aan (32) warga Ds Punti kalo Kec Sumai.
Kronologis kejadiannya, korban sebanyak lima orang yang merupakan perangkat desa menggunakan mobil Xenia warna hitam yang berangkat dari Desa Sekalo ke TKP dengan maksud melihat giat banyak masyarakat kumpul-kumpul di TKP.
"Sesampai di TKP korban bertanya kepada salah satu terlapor ada masalah apa ini, apa tidak bisa dirunding lagi sambil membuka pintu mobil sebelah kiri tengah, saat itu jawab oleh terlapor Tidak bisa sambil membanting pintu mobil dan meninju mobil korban,"terangnya.
Melihat situasi tersebut maka korban langsung melarikan diri dengan mobilnya, saat lari tersebut terlapor lainnya langsung memukul kaca mobil sebelah kanan belakang yang mengakibatkan kaca mobil pecah.
"Dari laporan korban, dengan adanya kejadian tersebut, kaca mobil sebelah kanan korban pecah yang diperkirakankerugian sekitar Rp 2 juta. Dan atas laporan ini, pihak kepolsian akan melakukan penyelidikan lebih lanbjut," Pungkasnya.
(bjg)
