iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO - Sofyan (47) ditemukan tewas dengan kondisi jasad yang sudah membusuk dan dipenuhi belatung di rumah dinasnya yang berlokasi di Dusun Rantau Tipu.

Setelah mengetahui korban meninggal, pihak keluarga korban di Dusun Lubuk Landai segera diberitahu. Namun setelah mendapatkan informasi penemuan itu, keluarga korban beserta warga Lubuk Landai tidak terima, lalu berniat melakukan aksi balasan ke Dusun Rantau Tipu.

Beruntung, massa ratusan orang yang menggunakan 4 unit mobil truk dan 5 unit mobil pick up, berhasil ditahan pihak kepolisian, dan bentrok antar dapat dihindarkan.

Saat dikonfirmasi M Amin warga Lubuk Landai mengatakan, penyerangan dilakukan karena Dusun Lubuk Landai tidak terima dengan seorang warganya yang ditemukan tewas di Lubuk Landai.

"Kami akan menyerang Dusun Limbur di Rantau Tipu bang. Kami tidak terima kalau warga kami dibunuh," jelasnya, Minggu (14/6).

Untuk mencegah terjadinya bentrok, Dusun Rantau Tipu dan Dusun Lubuk Landai sepakat untuk duduk bersama menyelesaikan masalah yang difasilitasi oleh Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Minggu (14/6). Hasilnya kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Ardi Kurniawan, mengatakan, Diduga korban tewas akibat dibunuh, karena saat jasad ditemukan tangan korban dalam keadaan terikat, selain itu beberapa barang berharga milik korban juga ikut hilang.

"Kami masih melakukan penyelidikan siapa pelakunya, ujar AKP Ardi, kepada jambiupdate.com.

(hnd)


Berita Terkait