iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, MUARABULIAN - Biadab, kata-kata inilah yang pantas ditujukan terhadap 10 remaja di pal 5 Muara Tembesi, kabupaten Batanghari. Bagaimana tidak, dibulian suci Ramadhan ini mereka malah tega melakukan perbuatan tidak senonoh yakni memperkosa Bunga (15) warga terusan secara bergiliran hingga pingsan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, Kejadian ini berawal ketika Bunga (korban) SMS an dengan Indra (15) mengajak ketemuan di simpang Terusan. Bunga tidak sendirian, dia  lantas mengajak Mawar temannya. Selanjutnya Indra juga mengajak temannya Dedi alias Putra (15). Setelah dua pasang remaja itu bertemu, dari Terusan mereka jalan. Bunga dibonceng Indra dan Mawar dibonceng Dedi alias Putra. Mereka menuju Taman Kanak-kanak (TK) Tembesi.

Setiba disana, mereka ngobrol-ngobrol, tidak lama kemudian Dedi dan Indra minta izin dengan kedua cewek tersebut pergi untuk membeli rokok. Namun mereka pergi sangat lama, setelah ditelfon oleh Bunga nomornya sibuk, kemudian nomor tidak aktif lagi. Tidak lama kemudian, datang dua orang pria yang mengaku teman dekat Indra dan Dedi. Mereka langsung menghampiri dua wanita yang sedang duduk di TK menunggu Indra dan Dedi.

Dua orang pria itu, menakut-nakuti cewek tersebut, bahwa sebentar lagi ada razia Patroli keliling. Dua orang cowok itu akhirnya menawarkan kepada mereka untuk diantar pulang. Merasa ketakutan karena adanya patroli, dua cewek mengikuti permintaan teman Indra dan Dedi.

Namun dua orang cewek itu bukannya diantar pulang kerumah malah mereka diajak ke tanah merah persisnya di belakang kantor Camat Tembesi. Setibanya di tanah merah, ternyata, sudah ada teman-teman cowok tersebut yang menunggu di lokasi berjumlah lebih kurang delapan orang. Tanpa ada sapaan, mereka langsung memegang Bunga, pada bagian-bagian intim. Menurut pengakuan Bunga, dirinya sempat di perkosa. Dalam kondisi sadar dia diperkosa lima orang, setelah itu langsung pingsan.

Sementara Mawar temannya itu, hanya dipegangi colek-colek bagian intimnya saja agar tidak lari dari lokasi. Menurut Bunga ia diperkosa ditempat berbeda dengan lokasi Mawar temannya yang telah diamankan mereka. Bunga mengatakan, saat sadar dirinya mendengar ada suara yang mengatakan, aku lagi woy giliran.

Setelah kejadian itu, Bunga baru sadar pagi harinya. Sementara Mawar, saat malam itu juga berhasil kabur dari genggaman mereka. Bunga, pagi harinya setelah terbangun dari pingsan itu, berjalan sempoyongan. Melihat kondisi Bunga yang berjalan sempoyongan, warga setempat merasa curiga. Bahkan warga mengira Bunga adalah orang gila yang lagi nyasar.
Setibanya dirumah, Bunga lantas melaporkan kejadian yang menimpanya kepada keluarganya.

Mendengar laporan Bunga, keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Muara Tembesi. Berdasarkan laporan tersebut, tim buser langsung mencari tersangka. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian sudah mengamankan lima orang remaja yang diduga terlibat. 

"Untuk sementara ini belum ada tersangka dalam kasus ini, lima remaja yang diamankan masih dilakukan pemeriksaan, kasus ini masih dalam pengembangan pihak kepolisian karena masih ada lima remaja lagi yang diduga terlibat belum diamankan,"kata Kapolsek Tembesi AKP Chairul Efendi saat dikonfirmasi via ponselnya (29/6).

(adi)


Berita Terkait