iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.COM, MERANGIN - Sudah jatuh tertimpa tangga, Begitu nasib yang dialami warga Suku Anak Dalam (SAD) yang bermukim di Kabupaten Merangin saat ini. Selain mobil yang digadaikan kepada mereka yang hingga kini belum juga ditebus,  salah seorang yang menggadaikan mobil juga pernah membayar angsuran dengan uang palsu.

Ya ada juga beberapa warga SAD di Kabupaten Merangin yang sudah digadai oleh pemilik mobil akan tetapi mengganti uang SAD ini menggunakan uang palsu. Ada sekitar 27 juta, kata kepala UPTD SAD Kabupaten Merangin, Afrizal.

Lebih lanjut ia menyebutkan, warga SAD sudah banyak menjadi tempat penipuan bagi penggadai mobil bodong. Bahkan untuk saat ini tercatat sudah 38 unit mobil yang masih ada di SAD Kabupaten Merangin.

Iya untuk saat ini sudah berkisar 38 unit mobil bodong yang masih ada di lokkasi saat iniujarnya.(amn)


Berita Terkait



add images