JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi memproyeksikan kebutuhan uang (outflow) di Provinsi Jambi Ramadan dan Idul Fitri 1436 Hijriah meningkat hingga 10 persen.
Kebutuhan uang tunai tahun ini diproyeksikan sebesar Rp 2 triliun atau meningkat 10 persen dari realisasi outflow periode Ramadan dan Idul Fitri tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 1,8 triliun, kata Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi sempat V Carlusa.
Dalam rangka mengantisipasi kebutuhan uang masyarakat dalam bulan Ramadan hingga Idul Fitri nanti, Kantor Perwakilan BI Jambi, kata Carlusa, telah mempersiapkan kecukupan uang tunai dengan cara mengoptimalkan distribusi dan persediaan uang tunai di Kota Jambi maupun luar Kota Jambi.
Sebagaimana halnya siklus tahunan, selama periode Ramadan dan Idul Fitri umumnya terjadi peningkatan kebutuhan uang tunai untuk memenuhi transaksi masyarakat, katanya.
Mengantisipasi kebutuhan itu, Kantor Perwakilan BI Jambi telah menyiapkan uang tunai hingga sebesar Rp 3,5 T. Persediaan uang ini dinilai sangat mencukupi kebutuhan masyarakat di bulan suci Ramadan hingga Lebaran. Baik dari sisi jumlah maupun dari sisi denominasi.
Kantor Perwakilan BI Provinsi Jambi sudah melakukan pelayanan penukaran uang pecahan kecil melalui mobil kas keliling di delapan lokasi dalam Kota dan tiga lokasi di luar Kota.
Untuk lebih mengoptimalkan dan mempermudah penukaran uang kepada masyarakat, Kantor BI Provinsi Jambi telah bekerjasama dengan tujuh Bank umum di Kota Jambi untuk melayani penukaran uang kepada masyarakat tanpa dipungut biaya. Setiap hari kerja mulai pukul 09.00-12.00 WIB dari tanggal 6 hingga 1 Juli 2016. (yni)
