iklan Burung Migran.
Burung Migran.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Kehawatiran masyarakat Sungai Cemara, Kecamatan Sadu atas mendadaknya burung imigran yang mati beberapa lalu terjawab. Berdasarkan hasil laboratorium dari Balai Veteriner Bukit Tinggi bahwa hasilnya negatif dari virus flu burung.

"Hasil laboratorium terkait kematian burung Migran di Pantai Cemara negatif dan tidak mengandung virus berbahaya seperti yang dikhawatirkan masyarakat Sungai Cemara," ungkap Kepala OPD Peternakan dan Perkebunan Tanjabtim, Ir Rajito.

Sementara itu, Drh Adam menambahkan, berdasarkan hasil lab yang dikirim oleh Balai Veteriner Bukit Tinggi bahwa ada bakteri yang mengakibatkan kematian burung Migran.

"Berdasarkan hasil lab, kematian burung Migran disebabkan dehidrasi yang didalamnya terdapat 4 bakteri, salah satu bakteri yang disebabkan adalah bakteri E Coli," jelas adam. (oni)


Berita Terkait



add images