iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO - Masyarakat menengah kebawah di Kabupaten Bungo saat ini terus mengalami kesulitan untuk mendapatkan gas bersebsidi 3 KG. Selain langka, gas melon tersebut juga banyak digunakan oleh ekonomi menengah keatas seperti Pegawai Negri Sipil (PNS).

Kepala bagian ekonomi setda Bungo, Devi Maiyeni meminta, kepada pangkalan maupun pengencer agar tidak menjual kepada masyarakat yang berekonomi menengah, terutaman kepada PNS. Selain itu iya juga berharap pihak pangkalan agar meminta surat keterangan tidak mampu kepada pembeli.

"Kami meminta kepada pangkalan agar tidak menjual kepada mesyarakat yang berekonomi menengah keatas. Selain itu kami juga berharap tidak ada permainan harga di tingkat pangkalan serta pengencer. Jualah sesuai harga yang sudah ditentukan ," ucap Devi.

Dikatakannya, untuk mempertegas larangan tersebut, pihaknya sudah membuat surat edaran. Surat edaran tersebut sudah disampaikan kepada pihak agen, pangkalan, maupun pengencer. Harapannya surat edaran tersebut bisa di indahankan.

"Saat ini terkait harga memang masih banyak yang melakukan pelanggaran. Terutama terkait harga penjualan, dimana saat ini masih ada yang pangkalan yang menjual sampai harga Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu. Jika nanti kedapatan, kita akan menyurati pihak Pertamina agar izinnya dicabut ," tutupnya. (ptm)


Berita Terkait



add images