iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK- Penggelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dinilai belum transparan. Hal tersebut terbukti, belum adanya sekolah yang menginformasikan dana bos di mading mau pun secara langsung.  Bahkan, pelaporan penggunaan dana bis lebih cenderung penyampaianya ke UPTD dan siswa/siswi yang mendapatkan Dana BOS.

Sementara,  mengenai penggunaan dana BOS untuk pengadaan, pembelian barang, penggunaan untuk kegiatan dan banyak lainya, masih hanyak orang tua siswa yang tidak mengetahui mekanismenya.

Menurut Desi, salah seorang wali murid di salah satu SD di Tanjung Jabung Timur mengatakan, dari anaknya duduk dibangku kelas satu hingga kelas tiga, dirinya pernah dipanggil pihak sekolah dan memberi tahu bahwa anaknya mendapatkan BOS. Hanya saja, untuk mekanisme dan kegunaan dana BOS tersebut, pihak sekolah tidak ada menjelaskanya.

"Kalau dipanggil pernah, tapi kalau penjelasan mengenai kegunaan dan peruntukan dana bos tidak ada sekolah menjelaskanya,"ungkap Desi

Terpisah Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, B. Hutagalung, mengakui kurangnya transparansai penggunaan dana bos di sekolah.

"Kita sudah sampaikan nengenai hal tersebut, tapi memang penerapanya saja yang belum maksimal. Kadang ada kepala sekolah kita beritahukan soal itu jawabnya malah, sekolah lain juga tidak kok pak," ujar Hutagalung. (oni)


Berita Terkait



add images