JAMBIUPDATE.CO, SUMUT- Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha seakan tiada kehabisan energi untuk beraktifitas menjalankan perannya sebagai seorang Walikota. Dalam waktu yang berdekatan Wali Kota Fasha melaksanakan beberapa kegiatan di berbagai tempat.
Sehabis melaksanakan live Musrenbang di Gedung ACC di Kota Jambi, Wali Kota Fasha bergegas menuju Jakarta untuk menerima penghargaan Government Award. Hanya beristirahat sejenak, subuh hari Wali Kota Fasha bergegas menuju Kota Tebing Tinggi di Provinsi Sumatera Utara untuk menjadi narasumber pembicara pada kegiatan Rakor Staf Ahli se-Sumatera Utara (4/4).
Wali Kota Fasha memang sering diundang menjadi pembicara diberbagai tempat, baik di dalam maupun diluar negeri. Hal tersebut tidak terlepas dari peran seorang Syarif Fasha yang mampu menunjukkan kepemimpinan yang efektif dalam merubah wajah kota dan tatanan pemerintahan Kota Jambi. Hal tersebut membuat gema keberhasilan Pemerintah Kota Jambi dalam berbagai bidang semakin terdengar di seluruh penjuru nusantara. Termasuk diantaranya dalam penguatan peran Staf Ahli di pemerintahan yang telah menjadi rujukan dan percontohan di tingkat nasional.
Di Tebing Tinggi, Wali Kota Syarif Fasha bersama Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kemendagri Dr. Suhajar Dewantoro didaulat sebagai nara sumber pada Rapat Kordinasi Staf Ahli Gubernur/Bupati/Wali Kota se-Sumatera Utara yang berjumlah 33 Kabupaten/Kota.
Dihadapan Staf Ahli Gubernur/Bupati/Wali Kota se-Sumatera Utara, Wali Kota Fasha memaparkan materi "Optimalisasi Peran Staf Ahli Wali Kota Jambi". Fasha memberikan best practice terhadap kiat-kiat optimalisasi pemberdayaan Staf Ahli Wali Kota Jambi.
"Pemerintahan adalah business of trust, pemerintahan yang efektif dan dapat diandalkan (reliable) oleh masyarakat adalah pemerintahan yang dapat menjaga kepercayaan masyarakatnya. Oleh karena itu, disanalah peran para staf ahli dalam membantu Walikota dalam menjalankan pemerintahan". Ujar Fasha mengawali pemaparannya.
Fasha telah banyak mendengar keluhan dari seluruh staf ahli diberbagai daerah dipenjuru nusantara, mayoritas banyak daerah yang tidak memanfaatkan dan memberdayakan dengan baik Staf Ahli sesuai dengan perannya. Di berbagai daerah, Staf Ahli hanya sebagai posisi tempat parkir (buangan red.). Padahal posisi Staf Ahli sangatlah strategis bagi suatu pemerintahan daerah.
"Di Kota Jambi, para Staf Ahli kami diberikan kewenangan yang dan fasilitas pendukung yang sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya. Jika diberdayakan dan dioptimalkan dengan baik, Staf Ahli dapat menjadi kekuatan yang luar biasa dalam mendukung jalannya roda pemerintahan. Kami telah membuktikan hal tersebut di Kota Jambi," jelas Fasha.
Fasha juga menjelaskan penguatan peran atau pemberdayaan Staf Ahli adalah bagian dari penguatan organisasi pemerintah daerah. Ia juga mengatakan peran Staf Ahli tersebut menjadi sangat penting mengingat keterbatasan waktu, intensitas yang tinggi serta kompleksitas persoalan yang dihadapi kepala daerah.
"Kepala Daerah tidak bisa berada di banyak tempat dalam waktu yang bersamaan, tidak semua permasalahan bisa cepat diketahui solusinya, dan tidak semua kegiatan juga bisa ditangani dan diawasi sendiri oleh kepala daerah. Untuk itulah kami sangat membutuhkan peran Staf Ahli untuk semua kegiatan-kegiatan tersebut," jelas Fasha.
Untuk memaksimalkan tugasnya, terang Fasha, Staf Ahli Walikota Jambi juga didukung dengan anggaran kegiatan dalam APBD. Sementara untuk perannya di bidang pengawasan Staf Ahli juga menjalankan fungsi mengawasi kinerja ASN termasuk juga mengawal TAPD dalam mengusulkan KUAPPS. Berkenaan dengan pembinaan kepegawaian, Staf Ahli Walikota Jambi juga dimintai pertimbangannya, termasuk juga dalam hal promosi dan mutasi jabatan.
Sebagaimana diketahui, penguatan peran Staf Ahli di Pemerintah Kota Jambi saat ini telah menjadi percontohan di tingkat nasional. Bahkan Rancangan Permendagri Mengenai Fungsi dan Kedudukan Staf Ahli pun akan mengadopsi produk hukum yang telah di buat oleh Pemkot Jambi (Perda dan Perwal. red).
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Fasha juga mengundang seluruh peserta rakor yang hadir pada kegiatan tersebut untuk hadir pada Rakornas Staf Ahli seluruh Indonesia yang akan diselenggarakan di Kota Jambi pada tanggal 25 April 2017 mendatang.
"Kami akan mengundang Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jaksa Agung Muda Intelijen, dan Ketua BPK RI untuk menjadi pembicara utama pada rakornas tersebut. Kami harapkan para staf ahli dapat menbawa serta para Walikota dan Sekdanya." Ujar Fasha seraya menutup paparannya.
Turut hadir pada kegiatan Rakor Staf Ahli se-Sumatera Utara, Staf Ahli Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan SDM H. Iskandar Nasution, Asisten I Sekda Kota Jambi H. Mukhlis, Kasat Pol PP Kota Jambi H. Yan Ismar dan Kabag Protokol Setda Kota Jambi Erwandi, S.STP. (hfz)
