iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Sepertinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun, tidak main-main dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Sebab, penerimaan CPNS bukan untuk sebagai batu loncatan, namun lowongan CPNS dibuka untuk menutupi kekurangan tenaga kerja di Lingkup Pemkab Sarolangun.

Thabroni Rozali, Sekretaris Daerah (Sekda) Sarolangun, saat dikonfirmasi mengatakan, penerimaan CPNS tahun ini beda dengan yang sebelumnya. Karna, untuk tahun 2018 ini, bagi CPNS yang lulus, maka akan langsung dibuat perjanjian kontrak kerja selama 10 tahun.

"Saya tidak mau Sarolangun ini hanya di jadikan sebagai batu loncatan saja. Sudah lulus pegawai, langsung minta pindah tugas kedaerah lain. Jadi, untuk penerimaan kali ini, yang lulus pegawai langsung kita ikat dengan akte notaris, yang isinya, bersedia mengabdi selama 10 tahun, jika melanggar, harus berhenti sebagai PNS," tegasnya.

Hal tersebut katanya, bertujuan agar masyarakat yang ingin menjadi pegawai, benar- benar bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah. Sebab, yang terjadi selama ini, setelah menjadi seorang pegawai, tidak komitmen dengan perjanjian awal.

"Kalau sebelumnya kan, hanya dibuat perjanjian biasa saja. Walaupun sudah tanda tangan, tapi tetap saja mengajukan pindah. Nah, kalau sekarang beda, kita buat perjanjian di akte notaris,biar ada kekuatan hukum,"ungkapnya. (hnd)


Berita Terkait



add images