JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IV Jambi akan melakukan uji coba pertama kalinya jalan aspal karet di Jambi. Aspal karet sepanjang 4 kilometer itu akan diuji coba pada 2019 untuk jalan aspal karet yang membentang di Sarolangun Bangko.

Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sendiri dalam beberapa forum mengatakan penggunaan campuran karet alam ke dalam aspal untuk jalan memiliki beberapa keunggulan. Antara lain lebih lentur dan meningkatkan kualitas pengerasan aspal dalam hal usia dan ketahanan terhadap air.

Pemerintah juga memiliki tujuan untuk menyerap 60 ribu ton karet produksi petani dalam proyek ini. Tahun lalu pemerintah misalnya telah melakukan pembangunan jalan aspal karet di Cikampek Karawang dan jalan di Lido, Sukabumi, Jawa Barat.

Ihsan Yunus, Anggota DPR RI dari PDIP yang akan kembali mencalonkan diri lagi lewat Dapil Jambi di pemilihan legislatif DPR RI 2019 nanti, mengapresiasi uji coba jalan ini.

Walaupun setahu saya harga per volume campuran aspal karet lebih mahal 10 15 persen, banyak hal positif dari penggunaan aspal yang dicampur karet alam ini, ujar Ihsan.

Menurutnya, aspal karet akan lebih tahan lama dan terutama lebih kedap air. Jadi kalau sering tergenang airpun gara-gara banjir tidak langsung rusak. "Walau lebih mahal, ke depannya tidak perlu sedikit-sedikit bangun jalan lagi yang menghabiskan anggaran dan ganggu lalu lintas, ujarnya lagi.

Namun yang tak kalah penting adalah ini upaya untuk menyerap produksi karet dari petani terutama di Jambi. Soalnya industri karet masih mendominasi dengan tak kurang kontribusinya sekitar 19 peraen.

"Tapi tetap saja masih ada keluhan harga yang terlalu rendah. Saya harap dengan adanya proyek jalan aspal karet seperti Sarolangun Bangko ini, produksi karet petani dapat terserap dan harganya dapat terkatrol, tukasnya. (aiz)


Komentar

Rekomendasi




add images