JAMBIUPDATE.CO, - 12 Rusa tutul mati secara misterius di kawasan Vivan Jahe, Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim). Untuk memastikan pemangsa rusa-rusa itu, petugas akan memasang kamera pengintai di lokasi. Pemangsa juga akan dipancing dengan umpan.
"Apapun penyebab kematian rusa, masyarakat sekitar khususnya yang punya ternak kambing harap lebih waspada," imbau Ketua PROFAUNA Indonesia Rosek Nursahid, Senin (21/1).
Tim gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim, PROFAUNA Indonesia dan Perhutani sudah mendatangi lokasi penangkaran rusa di Coban Jahe. Tujuannya untuk mengumpulkan data dan fakta di lapangan. "Kami melakukan terkait kematian 12 ekor rusa dan hilangnya dua rusa di tempat tersebut," ucap Rosek.
Hasil pemeriksaan diketahui bahwa rusa yang mati ditemukan luka gigitan di beberapa tubuh. Antara lain di leher, perut dan paha. Luka diduga disebabkan binatang buas.
Dugaan binatang buas mengarah pada macan tutul atau anjing liar. Jika dari jejak yang ditemukan, PROFAUNA menyimpulkan anjing liar. Namun hal itu belum bisa dipastikan. "Bisa jadi anjing liar atau macan tutul," tegas Rosek.
Kapolsek Jabung AKP Samsul menambahkan, pihaknya sudah melakukan otopsi dan olah tempat kejadian perkara setelah kejadian. Hasil sementara, para rusa diduga mati karena gigitan hewan buas. "Tapi kami masih belum bisa memastikan hewan apa yang memangsa para rusa. Menunggu hasil otopsi dokter hewan," imbuh Samsul.
Editor : Sofyan Cahyono
Reporter : Dian Ayu Antika Hapsari
Sumber: JawaPos.com
