Ilustrasi. Foto : net
Ilustrasi. Foto : net

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Angka kekerasan pada perempuan dan anak tampaknya masih tinggi. Dalam bulan Januari 2019 sudah menginjak angka 14 kasus.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi, Luthpiah mengatakan,  pihaknya juga sudah berusaha semaksimal mungkin meminimalisir hal ini terjadi.

 Dari 1 Januari hingga hari ini sudah ada 14 kasus yang kita tangani, ungkapnya.

Dari 14 kasus itu, paling banyak terjadi kekerasan seksual dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Melihat kondisi dan situasi seperti ini sudah sangat miris. Untuk itu dirinya menekankan kepada seluruh Kabupaten/Kota serta lintas instansi agar dapat bekerjasama.

"Kami juga mengajak kepada Kabupaten/Kota bukan hanya Dinas PPKB atau dinas PPPA atau Dinas Sosial PPPA saja, tidak. Tapi seluruh, kalau kita lihat, ini harus ada kerja bareng antar dinas, karena keterkaitannya ada semua, sampainya.

Masih kata Luthpiah, kasus tindakan kekerasan yang paling banyak mereka tangani ada di Kabupaten Muaro Jambi. Untuk itu dirinya akan segera melakukan audiensi dan berkoordinasi dengan Pemkab setempat serta akan melakukan pendampingan terhadap korban hingga selesai.

"Mungkin Kota Jambi masih rekor, tapi kalau secara melayani yang paling banyak kita tangani itu di Muaro Jambi," jelasnya. (aba)


Komentar

Rekomendasi




add images