Kondisi Pasar Bungur di Bungo, pasca Hari Raya Idul Fitri. Foto : Gusnadi / Jambiupdate
Kondisi Pasar Bungur di Bungo, pasca Hari Raya Idul Fitri. Foto : Gusnadi / Jambiupdate

JAMBIUPDATE.COKERINCI - Tidak seperti biasanya, dimana usai lebaran Idul Fitri, harga  sejumlah bahan bumbu masakan mulai turun. Namun berbanding terbalik, yang terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kerinci.

Seperti harga cabai dan tomat. Dimana, berdasarkan pantauan di Pasar Tradisonal Ujung Pasir Rabu (12/06) hari ini harga cabai sebelumnya hanya Rp 25 ribu/Kilo, namun saat ini naik mencapai Rp 60 ribu/kilogram nya.

Begitu juga harga Tomat, yang biasanya hanya Rp 4 ribu/kilo, saat naik 5 kali lipat yakni menjadi Rp 20 ribu/kilo.

Namun berbeda lagi di Pasar Tradisional Desa Seleman, berdasarkan pantauan pada Selasa (11/06), harga cabai malah naik drastis sebelumnya hanya Rp 25 ribu/Kilo, namun saat ini harganya mencapai Rp 100 ribu/kilogram nya.

Salah seorang pedagang cabai dan tomat di Pasar Tradisional Ujung Pasir, Ernawati, dikonfirmasi mengakui selama lebaran ini harga cabai dan tomat yang naik drastis.

Malah katanya, seperti cabai dua hari lalu harganya sempat Rp 90 ribu/kilo nya, namun saat ini sudah turun sedikit menjadi Rp 50 hingga Rp 60 ribu perkilo nya, dari harga biasa Rp 25 ribu perkilo.

Diakuinya, naiknya dua harga bumbu masakan tersebut kemungkinan disebabkan banyaknya permintaan oleh pembeli setelah lebaran. "Permintaan yang meningkat, karena setelah lebaran banyak warga yang menggelar syukuran seperti kenduri," bebernya. (adi)


Komentar

Rekomendasi




add images