JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA– Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan sudah sangat mengkhawatirkan dan dapat mengganggu kesehatan warga.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi dalam keterangannya telah menginstruksikan kepada para guru untuk meliburkan sekolah yang terpapar kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Namun, para guru tetap memberikan tugas dan memantau kegiatan siswa selama belajar di rumah.

“Jika itu (libur) menjadi solusi terbaik, bukan berarti belajarnya berhenti. Para guru harus betul-betul perhatian, bisa memberikan tugas kepada mereka,” katanya, kemarin.

Dikatakannya, para guru di wilayah yang terpapar kabut asap diharapkan bisa tetap memberikan tugas sekolah kepada anak-anak didiknya, termasuk juga pemantauan kegiatan anak, hingga evaluasi terhadap tugas yang diberikan tersebut.

Menurut Muhadjir, para guru harus bisa mengambil langkah kreatif untuk menangani permasalahan kabut asap.


Komentar

Berita Terkait

Cukai Rokok Naik 23 Persen Bisa Tekan Angka Remaja Perokok

Karhutla Makin Meresahkan, Ganggu Kesehatan dan Transportasi

Cerita Valentino Rossi Menggeber Honda Sonic

Kabut Asap Karhutla Ancam Lautan, Nakhoda Kapal Diminta Waspada

Rekomendasi