iklan Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi Jambi, M Sanusi.
Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi Jambi, M Sanusi. (Dok Jambiupdate)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi terus memaksimalkan pemahaman Pemilih di tengah Ancaman Pandemi Covid-19, tak terkecuali kepada Suka Anak Dalam (SAD).

Selasa (10/11) kemarin, KPU Provinsi Jambi melakukan sosialisasi terkait Tata Cara Pemungutan Suara dan Penerapan Protokol Kesehatan Pemilihan Serentak 2020 kepada warga SAD di Kabupaten Batanghari.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi Jambi, M Sanusi, menyebutkan bahwa pihaknya sengaja melakukan sosialisasi ke berbagai lapisan masyarakat terkait dengan pelaksanaan pemilihan serentak 2020.

"Adapun target dari KPU Provinsi Jambi adalah memberikan pemahaman yang utuh kepada pemilih yang berada di daerah pedalaman, termasuk di Desa Padang Kelapo, Kabupaten Batanghari ini,  terkait dengan tatacara pemungutan suara dan penerapan protokol kesehatan Pemilihan Serentak 2020," jelasnya.

Selain itu, lanjut Sanusi, pihaknya juga mendengarkan berbagai keluhan dari Suku Anak Dalam (SAD) terkait dengan sulitnya menggunakan hak suaranya karena tidak memiliki identitas kependudukan, selain itu terkait dengan sulitnya akses SAD untuk menuju ke TPS.

"Yang menjadi perhatian terkait identitas kependudukan, kami juga berusaha semaksimal mungkin SAD dapat menggunakan hak suaranya," bebernta.

Tentunya kata Sanusi, hal ini perlu kerjasama pihak terkait untuk memfasilitasi pencatatan kependudukan SAD.

"Ini semua akan menjadi masukan bagi kami, KPU juga menghimbau agar SAD yang belum memiliki data kependudukan namun sudah dapat menggunakan hak suaranya Agar segera diurus," paparnya.

KPU Provinsi Jambi berharap semua SAD yang memiliki Data kependudukan dan masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) agar dapat menggunakan hak suaranya pada Rabu 9 Desember 2020.

"KPU terus berupaya menekankan penerapan protokol kesehatan dalam setiap tahapan, maka masyarakat tidak perlu takut datang ke TPS", tutupnya. (wan)


Berita Terkait



add images