iklan Vaksin COVID-19 Sinovac kiriman dari Bio Farma yang didistribusikan ke Provinsi Sulawesi Selatan, tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, di Kabupaten Maros, Selasa subuh, 5 Januari 2020. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima sebanyak 66.640 dosis vaksin COVID-19 pada tahap pertama yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Tenaga medis di 24 kabupaten/kota akan menjadi prioritas pertama. IDHAM AMA/FAJAR
Vaksin COVID-19 Sinovac kiriman dari Bio Farma yang didistribusikan ke Provinsi Sulawesi Selatan, tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, di Kabupaten Maros, Selasa subuh, 5 Januari 2020. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima sebanyak 66.640 dosis vaksin COVID-19 pada tahap pertama yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Tenaga medis di 24 kabupaten/kota akan menjadi prioritas pertama. IDHAM AMA/FAJAR

“Jadi harus lebih banyak masuk menyampaikan sosialisasi ke warga masyarakat tentang pentingnya dan kenapa perluh vaksin serta harus memastikan bahwa vaksin ini aman bagi kita semua. Jangan sampai menimbulkan penyakit dan masalah baru. Dan itu yang ditakutkan oleh masyarakat,” jelasnya

Sejak dini tambah Hasrul, pemerintah sudah harus dapat sosialisasikan pentingnya vaksinasi Covid-19 ini. Seluruh komponen harus turun mulai pemeritah dari tingkat atas sampai paling bawah di RT/RW.

Mesti menyampaikan ke masyarakat tentang bagaimana pentingnya vaksin dan efek samping dan memastikan bahwa vaksin aman dan sudah uji klinis.

“Saya percaya saja bahwa ini baik untuk kita semua. Tidak mungkin sudah dibeli mahal-mahal dari luar negeri lalu belum di uji klinis,” terangnya

“Karena buat apa kita beli dengan harga yang mahal lalu sembarang pakainya. Cuma yang perlu diterangkan, apakah ini aman? siapa yang duluan di vaksin? bagaimana prosesnya? Inilah yang mesti diselesaikan oleh pemerintah secepatnya,” tutupnya.

Sementara itu, pengamat hukum dari Universitas Bosowa 45, Prof Marwan Mas mengaku, sangat mendukung upaya dari pemerintah memutuskan penyebaran Covid-19 dengan mendatangkan vaksin dari luar negeri.


Berita Terkait



add images