iklan Donald Trump (kiri) dan Joe Biden. (Istimewa)
Donald Trump (kiri) dan Joe Biden. (Istimewa)

Pernyataan itu seakan berbanding terbalik dengan komentar Trump terkait hasil Pilpres AS belakangan ini.

Selama berbulan-bulan Trump bersikeras dirinya menang dalam pemilihan 3 November 2020 lalu akibat terjadinya kecurangan yang luas, meski tak ada bukti konkret atas pernyataannya itu.

Desakannya kepada ribuan pendukungnya menuju ke Gedung Capitol untuk memprotes hasil pemilihan memicu kumpulan massa yang menerabas barisan petugas kepolisian dan menginvasi gedung.

Aksi tersebut sempat memaksa para anggota kongres untuk bersembunyi menyelamatkan diri.

Para perwakilan Partai Demkorat di Kongres, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Nancy Pelosi, dan pimpinan Partai Demokrat di Senat Chuck Schumer, menyerukan kepada kabinet Trump dan Wapres Mike Pence menggunakan Konstitusi AS untuk mencopot Trump atas hasutan pemberontakan.


Berita Terkait



add images